LOTU — Dua ruas jalan di Kabupaten Nias Utara yang selama puluhan tahun tak pernah tersentuh aspal akhirnya mendapat kepastian pembangunan. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan peningkatan Jalan Lotu-Lahewa sepanjang 2,5 kilometer dan Jalan Lotu-Tuhemberuwa sepanjang empat kilometer mulai dikerjakan tahun ini.
Total anggaran yang disiapkan untuk kedua proyek tersebut mencapai Rp 44 miliar. Jalan Lotu-Lahewa dialokasikan dana Rp 17 miliar, sementara Jalan Lotu-Tuhemberuwa senilai Rp 27 miliar. Keduanya akan menggunakan konstruksi hotmix.
Komitmen ini disampaikan Bobby saat menggelar agenda Sapa Daerah bersama Gubernur Sumut di Kecamatan Lotu, Jumat. Ia menegaskan pembangunan infrastruktur di gugusan pulau tersebut menjadi prioritas utama Pemprov Sumut.
Total pagu anggaran untuk lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias tahun ini mencapai Rp 500 miliar. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 300 miliar.
"Kami datang dan berkantor di Kepulauan Nias ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, dan sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah," ujar Bobby dalam keterangan yang diterima di Medan.
Kabar ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga setempat. Jaswin Gea, warga Desa Hilidunda, mengungkapkan kedua ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menopang aktivitas perekonomian masyarakat Nias Utara.
"Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kami sangat bersyukur, karena akhirnya bisa diaspal. Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Nias Utara," kata Jaswin.
Selama ini, warga harus berhadapan dengan kondisi jalan rusak dan berlumpur setiap kali mengangkut hasil pertanian atau menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi itu berlangsung puluhan tahun tanpa ada perhatian berarti dari pemerintah.
Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di daerahnya. Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan mulai dari pembangunan jalan, peningkatan layanan kesehatan, hingga sektor perekonomian masyarakat akan memberikan dampak positif bagi Nias Utara.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya. Harapan kami pembangunan di Nias Utara terus berlanjut, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," kata Amizaro.
Dalam dialog Sapa Daerah tersebut, masyarakat Nias Utara juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak lainnya. Beberapa di antaranya pembangunan irigasi, jalan usaha tani, bantuan alat pertanian, hingga dukungan pembangunan rumah ibadah.
Menanggapi hal itu, Bobby menyatakan akan meninjau langsung kondisi di lapangan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar janji.
"Untuk jalan tani dan kebutuhan lainnya, nanti akan ditinjau langsung oleh OPD terkait. Kita lihat kondisinya di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," tegasnya.