SUMATERA UTARA — Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memutuskan untuk memangkas harga jual produk non-subsidi, khususnya Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo, yang berlaku efektif Sabtu (1/8/2026). Kebijakan ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan perusahaan mengikuti arahan pemerintah dan fluktuasi pasar global.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi yang kompetitif. "Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (31/7/2026).
Untuk wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax Turbo mengalami penurunan signifikan dari Rp19.750 per liter menjadi Rp18.700 per liter. Sementara itu, Pertamax (RON 92) juga turun dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter. Penurunan ini diharapkan dapat meringankan beban operasional kendaraan bermesin bensin di dua provinsi tersebut.
Adapun untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.150 per liter menjadi Rp19.100 per liter. Sedangkan Pertamax (RON 92) dipangkas dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.650 per liter. Selisih harga antar wilayah ini merupakan hal yang wajar karena mempertimbangkan biaya distribusi dan logistik dari titik suplai ke masing-masing daerah.
Kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang selama ini menikmati harga khusus juga mendapatkan penurunan. Di FTZ Sabang, harga Pertamax (RON 92) berkurang dari Rp15.250 per liter menjadi Rp14.950 per liter. Sementara di FTZ Batam, Pertamax (RON 92) turun dari Rp15.500 per liter menjadi Rp15.150 per liter, dan Pertamax Turbo turun dari Rp18.350 per liter menjadi Rp17.400 per liter.
Fahrougi menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM di seluruh wilayah operasional tetap aman dan pasokan terjaga. Ia mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan memilih produk yang sesuai spesifikasi kendaraan. "Dengan penyesuaian harga ini, masyarakat dapat menikmati produk BBM berkualitas Pertamina dengan harga yang lebih kompetitif," tutupnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution di nomor 135 atau mengakses media sosial resmi @pertamina_sumbagut. Penurunan harga ini menjadi angin segar bagi konsumen di tengah fluktuasi harga energi nasional, sekaligus menegaskan posisi Pertamax sebagai pilihan BBM berkualitas dengan daya saing harga yang semakin baik.