Tips Agar Baterai HP Awet dan Tidak Cepat Rusak

Penulis: Fahmi Anwar  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05:00 WIB

Jakarta - Baterai menjadi salah satu komponen yang paling sering mengalami penurunan performa seiring waktu pemakaian ponsel. Kebiasaan mengisi daya yang kurang tepat justru bisa mempercepat kerusakan baterai, sehingga penting mengetahui cara merawatnya dengan benar.

1. Hindari mengisi daya sampai 100 persen
Baterai jenis lithium-ion yang digunakan hampir semua smartphone saat ini cenderung lebih cepat rusak jika terus-menerus diisi hingga penuh. Sebaiknya cabut charger saat baterai berada di kisaran 80-90 persen.

2. Gunakan charger original
Charger tidak resmi atau kualitas rendah berisiko menyebabkan pengisian daya tidak stabil, bahkan bisa membuat baterai bocor atau cepat menggembung. Selalu gunakan charger bawaan atau yang direkomendasikan resmi oleh produsen ponsel.

3. Hindari menggunakan HP sambil di-charge
Menggunakan ponsel sambil mengisi daya membuat baterai bekerja dua arah sekaligus, yaitu menerima daya sekaligus mengeluarkan daya untuk aktivitas yang sedang berjalan, sehingga suhu baterai meningkat dan mempercepat penurunan kualitasnya.

4. Hindari suhu ekstrem
Jangan biarkan ponsel terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama atau tertinggal di dalam mobil yang panas. Suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat merusak sel-sel baterai secara permanen.

5. Aktifkan mode hemat daya
Gunakan fitur power saving atau mode hemat baterai, terutama saat baterai mulai menipis, untuk mengurangi kinerja berlebihan yang membebani baterai.

6. Aktifkan dark mode
Pada ponsel dengan layar AMOLED, mengaktifkan dark mode dapat membantu mengurangi konsumsi daya karena piksel hitam pada layar jenis ini tidak memerlukan pencahayaan.

7. Batasi aplikasi yang boros baterai
Periksa secara berkala aplikasi mana saja yang paling banyak mengonsumsi daya melalui menu pengaturan baterai, lalu batasi aktivitas latar belakang aplikasi tersebut jika tidak terlalu diperlukan.

Merawat baterai dengan kebiasaan yang tepat sejak awal pemakaian akan memperpanjang usia pakainya secara signifikan, sehingga performa ponsel tetap optimal lebih lama tanpa harus mengganti baterai atau membeli ponsel baru dalam waktu dekat.

Perhatikan juga notifikasi kesehatan baterai yang biasanya tersedia di menu pengaturan ponsel. Jika persentase kapasitas maksimal baterai sudah turun signifikan dari kondisi awal, itu menjadi tanda bahwa baterai perlu segera diganti sebelum performanya semakin menurun dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Hindari juga membiarkan baterai ponsel benar-benar habis hingga nol persen secara rutin, karena kebiasaan ini sama merugikannya dengan mengisi daya sampai penuh terus-menerus. Menjaga level baterai pada rentang 20-90 persen dipercaya menjadi kondisi paling ideal untuk memperpanjang usia pakai baterai lithium-ion dalam jangka panjang.

Reporter: Fahmi Anwar
Back to top