TMMD Ke-129 di Batu Bara: Satgas Kodim 0208/Asahan Kejar Target Turap 1.000 Meter di Desa Kapal Merah

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:15:31 WIB
Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan bersama warga melanjutkan pengerjaan turap sepanjang 1.000 meter di Desa Kapal Merah, Batu Bara, Sabtu (1/8/2026).

BATU BARA — Aktivitas pembangunan di Desa Kapal Merah tidak berhenti meski memasuki hari libur. Personel Satgas TMMD Ke-129 bersama warga setempat masih terlihat bekerja di lokasi turap pada Sabtu (1/8/2026), berpacu dengan waktu untuk merampungkan konstruksi sebelum program resmi ditutup.

Kehadiran turap sepanjang 1.000 meter ini bukan tanpa alasan. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menahan abrasi dan memperkuat bantaran sungai, sehingga aktivitas harian warga di sekitar kawasan menjadi lebih aman.

Target Utama: Melindungi Kawasan dari Abrasi

Komandan Kodim 0208/Asahan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026, Letkol Inf Edy Syahputra, menyampaikan bahwa pembangunan turap merupakan prioritas utama dalam program kali ini. "Pembangunan turap sepanjang 1.000 meter ini merupakan sasaran fisik utama TMMD Ke-129 yang bertujuan melindungi kawasan dari abrasi serta memperkuat bantaran agar lebih aman bagi aktivitas warga," ungkapnya.

Ditegaskannya, seluruh personel berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target dengan hasil maksimal. "Semangat pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama bagi seluruh personel Satgas. Meski akhir pekan, kami tetap bekerja maksimal agar seluruh sasaran fisik dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Edy di sela-sela kegiatan.

Bukan Hanya Turap, Ada Program Air Bersih hingga RTLH

Program TMMD Ke-129 di lokasi ini tidak berhenti pada pembangunan fisik turap. Sejumlah program unggulan lain berjalan paralel untuk menyentuh kebutuhan dasar warga secara langsung.

  • Penyediaan akses air bersih untuk kebutuhan harian masyarakat.
  • Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga.
  • Perbaikan rumah ibadah di sekitar Desa Kapal Merah.
  • Penyuluhan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Dandim Edy, rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. "Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan," katanya.

Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan

Di tengah terik matahari, keterlibatan warga secara langsung dalam pengerjaan turap menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Semangat gotong royong yang terjaga di lokasi proyek dinilai sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan sisa waktu yang ada menjelang penutupan, optimisme tinggi disampaikan jajaran Kodim 0208/Asahan. "Sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Desa Kapal Merah, sekaligus semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat," pungkas Dandim Edy.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: lensawarga.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top