SUMATERA UTARA — Laga antara skuad Garuda melawan The Golden Star Warriors bukan sekadar perebutan tiket ke babak berikutnya. Rivalitas panjang yang sudah berlangsung puluhan tahun membuat setiap duel selalu berjalan dengan intensitas tinggi dan tensi emosional yang sulit dihindari.
Dari 28 pertemuan resmi di level tim senior, Indonesia sedikit lebih unggul dengan koleksi 9 kemenangan. Vietnam membuntuti dengan 8 kemenangan, sementara 11 laga lainnya berakhir imbang.
Sepanjang tahun 2024, Tim Merah Putih nyaris sempurna saat berhadapan dengan Vietnam. Tiga kemenangan beruntun diraih di ajang berbeda, dimulai dari fase grup Piala Asia 2023. Gol penalti Asnawi Mangkualam memastikan kemenangan tipis 1-0 atas Vietnam di Qatar.
Catatan impresif itu berlanjut di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia menang 1-0 di Jakarta sebelum melibas tuan rumah Vietnam dengan skor telak 3-0 di Hanoi. Namun, kebanggaan Vietnam pulih pada akhir tahun saat mereka menang 1-0 di laga Piala ASEAN 2024.
Kepindahan venue dari Stadion Utama Gelora Bung Karno ke Stadion Pakansari membawa memori tersendiri. Pada leg pertama semifinal Piala AFF 2016, Indonesia sukses menaklukkan Vietnam 2-1 di stadion yang berkapasitas sekitar 30.000 penonton tersebut.
Dukungan vokal dari tribun Pakansari diharapkan menjadi pembeda. Atmosfer yang tercipta dari suporter tuan rumah kerap kali memberikan tekanan psikologis bagi tim tamu, dan itu bisa menjadi senjata tambahan bagi pasukan Garuda untuk mengamankan tiga poin.
Berdasarkan tren pertemuan terkini dan faktor kandang, laga ini diprediksi berjalan ketat dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama mengandalkan transisi cepat, sehingga peluang gol bisa datang dari serangan balik.
Prediksi skor akhir untuk kemenangan Indonesia adalah 2-1. Namun, pertandingan ini sangat terbuka dan akan ditentukan oleh siapa yang lebih efektif memanfaatkan peluang di depan gawang.