SUMATERA UTARA — Audi secara resmi meluncurkan Q9 2027 di New York pada Selasa lalu sebagai SUV flagship terbaru yang menggantikan posisi A8 yang sudah pensiun. Model ini hadir dengan tiga baris kursi, kabin penuh teknologi, dan pilihan mesin V6 twin-turbo atau V8 untuk varian SQ9. Harga mulai dari Rp 1,4 miliar (setara USD 89.095) sebelum tiba di diler AS pada akhir 2026.
Dengan panjang 209 inci, wheelbase 123,5 inci, dan lebar 86,8 inci, Q9 menjadi SUV produksi terbesar yang pernah dibuat Audi. Angka ini 3 inci lebih panjang dari Mercedes GLS-Class dan 5 inci lebih panjang dari BMW X7. Menurut perwakilan Audi, dimensi ini adalah batas maksimal yang masih bisa dijual secara wajar di pasar Jerman.
Q9 tersedia dalam konfigurasi enam atau tujuh kursi, dengan jangkar LATCH di setiap kursi baris kedua dan ketiga. Pintu belakang yang membuka 90 derajat memudahkan akses, sementara kursi baris ketiga diklaim cukup nyaman untuk orang dewasa setinggi 178 cm—bahkan dengan penumpang 196 cm di baris kedua.
Interior Q9 mengadopsi desain dari A6 E-Tron dengan tiga layar: cluster digital, infotainment, dan layar penumpang depan di bawah satu lengkungan kaca melengkung. Semua kontrol terintegrasi di layar sentuh, kecuali satu kenop volume fisik di konsol tengah. Dua bantalan pengisian nirkabel tersedia di bagian depan.
Salah satu fitur unik adalah atap kaca berukuran 16 kaki persegi yang bisa dibuka dan dimiringkan. Teknologi PDLC (Polymer Dispersed Liquid Crystal) memungkinkan panel menjadi buram untuk menghalangi 99,5% sinar UV, bahkan bisa diatur per bagian. Opsi pencahayaan LED dengan 84 titik juga tersedia untuk efek interior yang dramatis. Sistem audio Bang & Olufsen 4D dengan 24 kanal, 22 speaker, dan dua aktuator di kursi depan membuat pengguna bisa merasakan getaran musik.
Kabar baik untuk orang tua: tempat minum di baris depan dan belakang muat untuk mug Stanley. Tidak ada lagi plastik piano hitam mengilap di kabin—Audi memastikan material interior bebas dari elemen tersebut.
Q9 standar dibekali mesin 2,9 liter twin-turbo V6 dengan boost 23,2 psi yang menghasilkan 429 hp dan torsi 442 lb-ft. Varian SQ9 yang tidak dijual di Eropa menggunakan mesin 4,0 liter twin-turbo V8 dengan boost 21,8 psi, menghasilkan 591 hp dan torsi 590 lb-ft. Keduanya dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan dan penggerak all-wheel drive quattro standar.
Akselerasi 0-60 mph (0-97 km/jam) Q9 diklaim 4,9 detik dengan kecepatan maksimum 130 mph. SQ9 lebih cepat dengan 3,8 detik dan top speed 155 mph. Suspensi independen lima-link dengan air suspension adaptif mengendalikan bobot SUV yang mencapai lebih dari 5.000 pon. Kapasitas derek mencapai 7.700 pon untuk kedua varian.
Varian SQ9 dibanderol mulai USD 119.395 (sekitar Rp 1,9 miliar) dan akan tiba di diler AS bersamaan dengan Q9 reguler menjelang liburan akhir 2026.