SUMATERA UTARA — LiuGong mengumumkan ekspansi pasar Amerika Utara dengan membawa empat model unggulan pada pekan ini. Portofolio tersebut mencakup wheel loader 856HE, loader 820TE, excavator 924FE, dan reach stacker 45 ton LRSE4531E—semuanya bertenaga baterai penuh.
Menurut rilis resmi LiuGong North America, pabrikan ini mengklaim telah mengembangkan aset baterai-listrik selama lebih dari 15 tahun. Lebih dari 60.000 unit mesin listrik telah beroperasi di berbagai armada pelanggan global sebelum akhirnya masuk pasar Amerika Utara.
Pabrikan menyebutkan bahwa alat berat listrik buatannya mampu memangkas biaya operasional 40-50 persen dibanding varian diesel. Faktor utamanya adalah penghematan bahan bakar, perawatan, dan suku cadang. Namun, LiuGong juga menyoroti manfaat tidak langsung seperti retensi operator yang lebih baik, hari sakit yang berkurang, dan kemudahan rekrutmen karyawan sebagai nilai tambah dari kendaraan listrik.
Unit baterai dan motor listrik pada alat berat ini mendapat jaminan garansi selama lima tahun atau 10.000 jam operasi. LiuGong juga merilis data ketahanan baterai dari satu unit wheel loader yang telah beroperasi 19.900 jam di tambang fosfat dengan lingkungan korosif tinggi. Hasilnya, baterai masih menyisakan 86,8 persen dari kapasitas awal.
"Pelanggan tidak harus memilih antara performa terbukti dan teknologi zero-emission," ujar Andrew Ryan, Presiden LiuGong North America, dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa platform baterai-listrik LiuGong telah teruji melalui jutaan jam operasi komersial global dan kini dihadirkan dengan rekayasa khusus untuk pasar Amerika Utara.
LiuGong juga mengumumkan rencana membawa lini forklift baterai, peralatan gudang, dan material handler ke Amerika Utara dalam 18 bulan ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komersial elektrifikasi yang lebih luas seiring target ekspansi pasar hingga 2027.