SUMATERA UTARA — Xpeng mengumumkan peluncuran global L03 dalam acara Global Brand Event di Munich pekan ini. Pabrikan asal China itu langsung membuka pemesanan di lebih dari 60 pasar secara bersamaan—menjadi peluncuran terbesar mereka sejauh ini. L03 pertama kali diperkenalkan di China pada Mei lalu dengan harga sekitar 150.000 yuan (setara Rp 310 juta), dan kini versi Eropa hadir dengan strategi harga yang agresif.
Di Jerman, L03 tersedia dalam empat varian baterai dengan sel LFP. Harga bervariasi tergantung negara:
Varian Long Range L03 yang dibanderol €38.600 hampir menyamai jarak tempuh Model Y standar, namun tetap lebih murah. Sementara versi range-extender bernama L03 Power X akan menyusul musim gugur ini dengan harga mulai €38.600 di Jerman, mengklaim total jarak tempuh hingga 1.000 km.
Tesla merespons penurunan penjualan di Eropa dengan meluncurkan Model Y Standard seharga €39.990 tahun lalu. Setelah penyesuaian harga bulan lalu, Model Y kini tercatat €38.970 di konfigurator Jerman—artinya L03 lebih murah €3.370. Namun, Model Y Standard unggul dalam jarak tempuh WLTP 534 km dibanding L03 445 km. Sebaliknya, L03 mengisi daya lebih cepat: 236 kW vs 175 kW puncak Tesla.
Kesenjangan harga terbesar terjadi di Norwegia. Tesla menjual Model Y mulai 399.990 kroner, sementara L03 hanya 299.900 kroner—selisih sekitar $10.400. Angka itu bukan kebetulan: Norwegia mulai menghapus pengecualian PPN EV tahun ini, dan L03 sengaja dipatok 100 kroner di bawah ambang batas 300.000 kroner untuk menghindari pajak 25%.
Di luar zona euro, L03 juga dijual dengan harga yang berbeda karena faktor tarif. Seperti diulas pembaca Electrek, mobil listrik buatan China seperti Xpeng dikenakan bea masuk 10% ditambah bea antidumping 20,7% di Uni Eropa. Sebaliknya, Norwegia yang bukan anggota UE tidak menerapkan bea tambahan itu. Jika tarif 30,7% dihapus, harga L03 di Prancis setara $25.600, di Jerman $26.200, dan di Belanda $26.800—sudah termasuk margin dealer lokal.
Di Amerika Serikat, Xpeng tidak bisa masuk karena tarif tinggi pada kendaraan China. Sebagai perbandingan, harga L03 tanpa PPN di Jerman setara sekitar $33.000-$34.000 di pasar AS, lebih rendah dari Model Y Standard yang mulai $39.990. Pesaing terdekat di AS adalah Chevy Equinox EV seharga $34.995, namun L03 unggul dalam kecepatan pengisian daya (236 kW vs 150 kW) dan menawarkan opsi motor ganda 285 kW serta perangkat keras bantuan mengemudi Level 2+.
Xpeng mencatat lebih dari 4.600 kendaraan terdaftar di Eropa pada Juni lalu—rekor bulanan keempat berturut-turut. Data industri menunjukkan Tesla hanya menguasai 6,3% pangsa pasar BEV di Eropa per akhir Mei, jauh di bawah VW Group (24,8%), Stellantis (8,6%), BMW Group (8,5%), BYD (7,9%), dan Hyundai-Kia (7,3%). Langkah Xpeng menjual L03 di bawah harga Model Y menandai dimulainya perang harga China di segmen EV terbesar Eropa.