DELISERDANG — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi menutup Jambore Daerah Sumut (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, pada Minggu (12/7/2026). Di luar agenda resmi, ia memberikan apresiasi tak terduga kepada para petugas upacara.
Keputusan itu diambil setelah Bobby mendengar langsung aspirasi para petugas saat acara api unggun. “Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, saya sampaikan petugas upacara pembukaan dan penutupan dapat mengikuti Jambore Nasional dengan biaya keberangkatan ditanggung oleh Kwartir Daerah Sumatera Utara,” ujar Bobby yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumut.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Dikky Anugerah menyebut Jamdasu XI mencatat sejarah baru. Sebanyak 5.575 peserta yang terdiri dari Pramuka Penggalang dan unsur kwartir dari 32 kabupaten/kota mengikuti kegiatan ini. Untuk pertama kalinya, seluruh proses administrasi dan pemberkasan dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui aplikasi Digi Jamdasu.
Ia juga mengapresiasi kebijakan yang membebaskan biaya peserta. “Dukungan para pembina memungkinkan penyelenggaraan jambore berlangsung tanpa memungut biaya dari peserta,” kata Dikky. Hal ini membuka kesempatan lebih luas bagi Pramuka dari seluruh Sumut untuk berpartisipasi.
Rangkaian kegiatan selama lima hari mencakup pembinaan keagamaan, wawasan kebangsaan, literasi digital, permainan tradisional, hingga edukasi tanggap bencana. Puncak acara ditutup dengan api unggun persaudaraan.
Pada kesempatan itu, Bobby juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Lomba Desain Maskot Jamda Sumut dimenangkan Fabian Vito dari Kwarcab Deliserdang. Sementara Lomba Desain Logo diraih Rizky Azwar, juga dari Deliserdang. Untuk cabang e-sport Mobile Legends, Juara I diraih Kwarcab Deliserdang, disusul Dairi dan Kota Binjai.
Kategori Juara Kontingen diraih Kwarcab Deliserdang sebagai Juara I, disusul Asahan dan Simalungun.
Dikky menyampaikan, Gerakan Pramuka Sumut akan mengirimkan kontingen berjumlah 1.039 peserta untuk mengikuti Jamnas 2026 yang berlangsung pada 13–20 Agustus di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Jumlah ini jauh lebih besar dari rombongan petugas upacara yang mendapat tiket khusus dari gubernur.
Upacara penutupan diakhiri dengan pelepasan tanda peserta dan penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska). Turut hadir Sekretaris Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Sumut Sulaiman Harahap serta para pimpinan OPD Provinsi Sumut dan kabupaten/kota se-Sumut.