TNI Rampungkan Jembatan Beton Penghubung Dua Desa di Karo, Warga Tak Lagi Putar Jauh Lewat Sungai

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 20:42:01 WIB
Jembatan beton penghubung Desa Lau Mandin dan Desa Bukit Makmur di Karo resmi selesai dibangun oleh TNI.

KARO — Warga dua desa di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini bisa bernapas lega. TNI melalui Kodim 0205/Tanah Karo dan Batalyon Infanteri TP 904/GM telah merampungkan pembangunan jembatan beton permanen yang menghubungkan Desa Lau Mandin dan Desa Bukit Makmur.

Jembatan dengan panjang enam meter dan lebar empat meter itu telah selesai 100 persen dan siap digunakan. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy memastikan infrastruktur tersebut langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dibangun Bergotong Royong, Bukan Sekadar Proyek Fisik

Proses pembangunan jembatan ini tidak sepenuhnya dikerjakan oleh alat berat atau kontraktor. Personel Kodim 0205/Tanah Karo dan Yonif TP 904/GM bahu-membahu dengan warga setempat menyelesaikan struktur beton tersebut secara gotong royong.

“Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan juga mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujar Kolonel Inf Sandy di Medan, Jumat.

Manfaat Langsung: Akses Pertanian dan Pendidikan Tak Lagi Terhambat

Selama ini, akses antara dua desa hanya mengandalkan jalan tanah yang kerap rusak dan sungai yang meluap saat hujan deras. Kondisi itu membuat distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga sering terhambat, begitu pula akses anak-anak ke sekolah.

Kapendam menyebut keberadaan jembatan beton itu diharapkan memperlancar transportasi, memudahkan distribusi hasil bumi, serta mendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan sosial. “Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang layak,” tambahnya.

Sejalan dengan Program Pemerataan Pembangunan Nasional

Pembangunan jembatan di pelosok Karo ini juga disebut sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil. Menurut Sandy, langkah ini penting untuk memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Dengan rampungnya jembatan ini, warga Desa Lau Mandin dan Desa Bukit Makmur tidak lagi harus memutar jauh atau menyeberangi sungai berbahaya. Aktivitas sehari-hari—dari pergi ke ladang, mengantar hasil panen, hingga mengantar anak sekolah—kini bisa dilakukan dengan lebih aman dan cepat.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top