Penyidik membongkar pintu rahasia di balik dinding rumah mewah tersebut. Di dalamnya, polisi menemukan brankas besar berisi dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto membenarkan nilai temuan mencapai ratusan miliar rupiah.
Petugas memasukkan barang bukti itu ke dalam beberapa koper besar. Selain uang tunai dan emas, polisi juga menyita tas mewah Louis Vuitton penuh tumpukan uang.
Operasi senyap ini berkaitan erat dengan penyidikan dugaan korupsi di sektor energi dan industri. Polisi mendalami kasus batu bara yang melibatkan PT PLN, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel. Rangkaian penyelidikan mencuat setelah polisi mendatangi rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru beberapa waktu lalu.
Temuan emas 74 kilogram setara dengan Rp191 miliar lebih. Angka ini berbanding terbalik dengan data resmi LHKPN KPK. Febrie Adriansyah hanya melaporkan total kekayaan Rp18,2 miliar sejak 2023. Informasi janggal ini memicu tanda tanya besar mengenai asal-usul harta tersembunyi tersebut.
Pihak kepolisian terus mendalami keterkaitan kepemilikan aset dengan perkara korupsi yang berjalan. Penyidik juga memburu perantara lain yang diduga ikut menyalurkan dana panas. Publik kini menunggu transparansi penegakan hukum dari tim gabungan kepolisian untuk membersihkan institusi penegak hukum dari praktik korup.