MEDAN — Warga sekitar Pasar Merah Barat, Medan Kota, kini bisa bernapas lega. Lubang menganga yang sempat memakan korban ban mobil dan membuat pengendara waswas sudah tidak ada lagi. Jalan di persimpangan Jalan Senam dan Jalan Halat sudah dapat dilalui kendaraan dengan normal.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (9/7/2026), lubang yang sebelumnya sedalam 30 sentimeter itu kini dipenuhi timbunan pasir dan batu. Tidak ada lagi tali peringatan yang dipasang di sekelilingnya.
"Kalau tidak salah sekitar Hari Jumat dua minggu lalu. Waktu itu masih dipadatkan dulu tanahnya sama mereka, supaya enggak ambruk lagi mungkin," ujar Alfi, seorang warga, saat ditemui, Kamis (9/7/2026).
Alfi mengaku bersyukur karena lubang tersebut telah ditutup. "Ya syukurlah, enggak ada yang jatuh lagi jadinya. Soalnya kemarin lama juga enggak ditutup-tutup, padahal sudah beberapa dipasang tali dan kayu," tambahnya.
Lubang itu pertama kali muncul sekitar satu bulan lalu. Seorang warga bernama Imran mengatakan, lubang terjadi setelah sebuah truk melintas dari Jalan Halat menuju Jalan Senam.
"Ada truk lewat waktu itu, mungkin ini jalannya agak kopong karena di bawahnya ada pipa, jadi ambruk. Kalau tidak salah sudah satu bulan yang lalu kejadiannya," kata Imran saat diwawancarai, Kamis (25/6/2026).
Menurut Imran, beberapa kali ban mobil sempat masuk ke dalam lubang tersebut. "Sempat beberapa kali memang setengah bannya masuk. Tapi enggak sampai masuk semua, ya memang bahaya juga ini," katanya.
Imran menuturkan, petugas dari instansi terkait sempat datang ke lokasi untuk mengecek kondisi lubang. Mereka juga memasang tali peringatan dan mengambil foto. Namun, realisasi penutupan baru dilakukan pekan lalu.
"Ya yang masang tali peringatan ini ada orang dari instansi juga, sudah sempat juga ngambil foto-foto. Tapi sampai sekarang realisasinya belum ada," ungkap Imran saat itu.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, sebelumnya menyatakan akan menindaklanjuti keluhan tersebut. "Akan kita tindaklanjuti ke UPT terdekat dari lokasi untuk dilakukan penambalan," ujar Azmi saat dikonfirmasi.
Kini, setelah timbunan pasir dan batu dipadatkan, lubang itu tidak lagi menjadi ancaman bagi pengendara yang melintas di kawasan Pasar Merah Barat.