PANYABUNGAN — Ratusan keluarga di Mandailing Natal akhirnya bisa bernapas lega. Program bedah rumah yang selama ini mereka nantikan mulai direalisasikan secara bertahap, dengan total 505 unit hunian akan diperbaiki pada tahun 2026 ini.
Bupati Saipullah Nasution menjelaskan, dari total 505 unit tersebut, sebanyak 185 unit masuk dalam tahap I, 153 unit tahap II, serta 167 unit tambahan. Seluruhnya menyasar warga yang tinggal di rumah tidak layak huni di berbagai kecamatan.
"Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam pembangunan tiga juta rumah, di mana dua juta di antaranya melalui skema bedah rumah dengan bantuan bahan bangunan," kata Saipullah di lokasi acara.
Pemerintah daerah sebelumnya mengusulkan sebanyak 5.000 unit rumah untuk direalisasikan secara bertahap selama lima tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tahun ini, sebanyak 505 unit disetujui oleh pemerintah pusat.
"Alhamdulillah, tahun ini disetujui 505 unit. Tahun depan direncanakan bertambah sekitar 700 unit lagi. Kami berharap target 5.000 unit dapat tercapai secara bertahap," ujar Bupati Saipullah.
Saipullah menegaskan bahwa program BSPS tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah. Lebih dari itu, program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup, martabat, dan kesejahteraan masyarakat Madina.
Ia juga mengingatkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk merawat rumah yang telah direhabilitasi agar dapat digunakan dalam jangka panjang. "Dengan adanya bantuan ini, masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Kami harap rumah yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik," katanya.
Program BSPS merupakan skema bedah rumah di mana pemerintah pusat memberikan bantuan berupa bahan bangunan, sementara penerima manfaat menyediakan tenaga dan lahan secara swadaya. Skema ini dipilih agar bantuan tepat sasaran dan melibatkan partisipasi aktif warga.
Dari total target nasional pembangunan tiga juta rumah, dua juta unit di antaranya menggunakan skema BSPS. Sisanya, sebanyak satu juta unit, dibangun oleh pihak swasta bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah menyetujui usulan pembangunan rumah layak huni di Kabupaten Mandailing Natal. Ia optimistis target 5.000 unit dapat tercapai dalam lima tahun ke depan, seiring peningkatan alokasi anggaran setiap tahunnya.