Paviliun Kabupaten Karo di PRSU 2026: Jeruk Manis, Alpukat Gurih, hingga Tenun Uis Karo Siap Dibeli Langsung

Penulis: Hamzah Effendi  •  Senin, 06 Juli 2026 | 23:28:01 WIB
Paviliun Kabupaten Karo di PRSU 2026 menampilkan produk agraris dan budaya khas daerah.

MEDAN — Pemerintah Kabupaten Karo memboyong seluruh potensi unggulan daerah ke ajang PRSU 2026. Stan seluas puluhan meter persegi itu disulap menjadi etalase kekayaan agraris dan budaya masyarakat Karo.

Berbeda dengan pameran pertanian biasa, paviliun ini menjual produk segar langsung ke pengunjung. Jeruk Karo—dengan rasa manis, sedikit asam, dan kandungan air melimpah—menjadi primadona. Alpukat berdaging tebal dan gurih pun laris manis.

Kentang dan Wortel Berukuran Jumbo

Kentang dan wortel ikut meramaikan stan. Keduanya berukuran lebih besar dan segar karena langsung didatangkan dari lahan petani di dataran tinggi Karo. Tomat berwarna cerah dan bertekstur padat juga dipajang sebagai bukti kualitas hasil bumi daerah berhawa sejuk itu.

Kondisi alam Karo—dataran tinggi dengan tanah vulkanik subur—menjadi faktor utama di balik cita rasa khas produk tersebut. “Hasil pertanian kami punya keunggulan karena ditanam di ketinggian dengan suhu yang pas,” ujar salah satu petugas stan.

Minyak Karo hingga Tas Tenun Ikut Dipamerkan

Paviliun ini juga menjadi ajang promosi produk UMKM. Minyak tradisional seperti minyak Karo, param Karo, dan param urat Karo tersedia bagi pengunjung yang mencari oleh-oleh khas. Kerajinan tangan berupa tas, pakaian, dan aksesori berbahan kain tenun Uis Karo dengan motif khas turut memikat perhatian.

Uis Karo merupakan kain tenun tradisional yang sarat makna budaya. Motifnya yang rumit dan warna alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke PRSU.

Target: Perluas Pasar Petani dan Perajin

Melalui partisipasi di PRSU 2026, Pemkab Karo berharap hasil pertanian unggulan dan produk UMKM lokal semakin dikenal masyarakat luas. Pemerintah daerah menargetkan kegiatan ini membuka jaringan pemasaran baru bagi para petani dan pelaku usaha kecil.

Potensi daerah diharapkan terus berkembang, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mengukuhkan posisi Kabupaten Karo sebagai lumbung pangan dan pusat kerajinan terbaik di Sumatera Utara.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: aktualonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top