IKK Humbang Hasundutan Turun ke 95,54 Poin pada 2025, Harga Konstruksi Bangunan Kini 0,95 Kali dari Surabaya

Penulis: Mukhtar Latif  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:59:31 WIB
Indeks Harga Konstruksi Humbang Hasundutan turun menjadi 95,54 poin pada 2025.

HUMBANG HASUNDUTAN — Biaya membangun gedung atau infrastruktur di Kabupaten Humbang Hasundutan pada tahun ini tercatat lebih murah jika dibandingkan dengan standar nasional. Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai IKK Provinsi dan Kabupaten/Kota 2025, indeks daerah ini berada di angka 95,54 poin.

IKK adalah indeks harga yang mengukur tingkat kemahalan konstruksi di suatu daerah terhadap Kota Surabaya. Semakin tinggi angka IKK, semakin mahal harga konstruksi di wilayah tersebut. Dengan nilai di bawah 100 poin, Humbang Hasundutan masuk kategori daerah dengan biaya konstruksi yang lebih rendah dari kota acuan.

Peringkat IKK di Sumatera Utara: Di Mana Posisi Humbang Hasundutan?

Dari total 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, IKK Humbang Hasundutan menempati urutan terendah ke-19. Artinya, masih ada 18 daerah lain yang biaya konstruksinya lebih murah, namun juga ada 14 daerah yang lebih mahal.

Sebagai perbandingan, IKK tertinggi di provinsi ini justru berada di Kabupaten Nias Barat dengan skor 109,37 poin. Disusul Kabupaten Nias Selatan (103,23 poin), Kabupaten Nias (102,41 poin), Kabupaten Nias Utara (102,28 poin), dan Kota Gunung Sitoli (100,15 poin). Kelima daerah ini memiliki biaya konstruksi di atas rata-rata nasional.

Lima Daerah dengan Biaya Konstruksi Termurah di Sumut

Di sisi lain, Kabupaten Batu Bara tercatat sebagai daerah dengan IKK paling rendah di Sumatera Utara, yakni 88,63 poin. Berikut daftar lima besar kabupaten/kota dengan biaya konstruksi termurah pada 2025:

  • Kabupaten Batu Bara: 88,63 poin
  • Kabupaten Deli Serdang: 90,09 poin
  • Kota Binjai: 90,24 poin
  • Kota Pematang Siantar: 90,94 poin
  • Kabupaten Serdang Bedagai: 91,69 poin

Tren penurunan IKK di Humbang Hasundutan dalam setahun terakhir sebesar 1,94 poin mengindikasikan adanya perubahan harga material atau upah tenaga kerja di daerah tersebut. Dalam jangka panjang, penurunan 7,9 poin dalam lima tahun juga menunjukkan tekanan biaya konstruksi yang semakin rendah, berbeda dengan pola kenaikan di beberapa daerah lain.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top