SUMATERA UTARA — Wuling Motors mengambil jalur berbeda dalam mengedukasi masyarakat soal kendaraan listrik. Alih-alih menggelar pameran konvensional, mereka memilih Jakarta X Beauty 2026 sebagai panggung untuk mendekatkan diri dengan konsumen perempuan. Gelaran yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 2-5 Juli 2026 itu menjadi ajang perdana bagi Hongguang Mini EV untuk menyapa publik Indonesia secara langsung.
Wuling tidak tanggung-tanggung menyewa dua area berbeda. Booth pertama di Foyer Hall A menampilkan Air ev dengan tema yang selaras dengan Jakarta X Beauty. Sementara itu, booth kedua di Hall B dirancang sebagai ruang interaktif untuk mengenalkan ekosistem kendaraan listrik Wuling secara lebih mendalam.
Untuk menarik minat pengunjung, pabrikan menggelar Wuling Photo & Make Up Challenge. Peserta diajak mendatangi kedua booth, berfoto bersama mobil listrik Wuling, melakukan touch-up make up, lalu mengunggahnya ke media sosial. Hadiah menanti bagi unggahan terbaik. Konsep ini sengaja dirancang agar edukasi soal mobil listrik terasa lebih ringan dan personal—terutama bagi perempuan yang aktif di media sosial.
Bintang utama di acara ini adalah Hongguang Mini EV yang belum resmi dijual di Indonesia. Mobil ini mengusung bahasa desain "Sweet Fun Cube"—siluet kotak khas tetap dipertahankan, namun kini dipadukan garis lengkung yang memberi kesan lebih ramah dan modern. Bagian belakangnya menampilkan lampu bulat yang dipadukan bilah krom horizontal, selaras dengan desain lampu depan.
Di kabin, tata letak dibuat lebih modern dengan tuas transmisi model column shifter di belakang kemudi. Lingkar kemudi multifungsi dipadukan layar tengah 10,1 inci beresolusi tinggi yang menampilkan antarmuka baru bernuansa playful. Sistem ini mengintegrasikan pengaturan AC, empat mode skenario berkendara, hingga fitur penjadwalan pengisian baterai.
Untuk performa, Hongguang Mini EV 2026 menggunakan motor listrik penggerak belakang dengan tenaga puncak sekitar 41 PS dan kecepatan maksimal 100 km/jam. Baterai lithium iron phosphate (LFP) tersedia dalam dua opsi jarak tempuh CLTC: 205 km dan 301 km. Sistem pengisian cepat DC memungkinkan baterai diisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 35 menit.
Belum ada kepastian spesifikasi untuk Indonesia, namun besar kemungkinan tidak akan jauh berbeda dari versi global. Yang menarik, bila harga jualnya nanti bisa mendekati mobil LCGC, Hongguang Mini EV berpotensi menjadi game changer di segmen mobil listrik murah. Wuling sendiri belum memberikan timeline peluncuran resmi, tetapi partisipasi di Jakarta X Beauty 2026 menjadi sinyal kuat bahwa mobil ini akan segera hadir.
"Partisipasi Wuling dalam Jakarta X Beauty 2026 merupakan salah satu upaya kami menjangkau lebih banyak masyarakat melalui pendekatan lifestyle. Kami melihat perempuan kini memiliki peran semakin besar dalam menentukan pilihan kendaraan," ujar Yan Ferdiendo Xaturangga, Communication and Customer Acquisition Senior Manager Wuling Motors. Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa kendaraan listrik bisa menjadi bagian dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan.