MEDAN — PT Kawasan Industri Medan (KIM) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Pendapatan perusahaan mencapai Rp283 miliar, meningkat dari Rp242 miliar pada tahun 2024. Laba bersih juga tumbuh signifikan, dari tahun sebelumnya menjadi Rp67 miliar.
Pencapaian ini disebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat kinerja operasional dan meningkatkan layanan kepada perusahaan industri di Kawasan Industri Medan.
Pendapatan berulang atau recurring income menjadi penopang utama, mencapai Rp136 miliar. Angka ini tumbuh 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total aset perusahaan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1.460.870.367.286, tumbuh 20 persen dari tahun 2024.
“Capaian perusahaan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih lagi guna mendukung pertumbuhan dan kemajuan perusahaan,” ujar Direktur Utama PT KIM, Daly Mulyana, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta.
Selaku pemegang saham di bawah holding Danareksa, PT Danareksa (Persero), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kota Medan memberikan apresiasi atas kerja keras manajemen PT KIM dalam mencapai berbagai target di 2025. Dalam kesempatan yang sama, para pemegang saham juga menyampaikan arahan kepada jajaran direksi dan dewan komisaris.
Arahan tersebut menekankan fokus untuk mengakselerasi berbagai program dan target kinerja tahun 2026 melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
PT Kawasan Industri Medan merupakan anak perusahaan BUMN di bawah holding Danareksa. Kepemilikan saham terdiri dari Pemerintah Pusat melalui BP BUMN dan PT Danareksa (Persero) sebanyak 60 persen, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 30 persen, dan Pemerintah Kota Medan 10 persen.
Saat ini, PT KIM mengelola sekitar 918 hektare kavling industri yang meliputi KIM 1 hingga KIM 5. Kawasan tersebut menampung kurang lebih 600 pelaku usaha, mulai dari usaha kecil, menengah, hingga skala besar. Perusahaan menargetkan diri sebagai pintu barat investasi Indonesia dengan terus meningkatkan layanan kepada seluruh tenant dan pemegang saham.