ASAHAN — Akses listrik masih menjadi mimpi bagi 30 kepala keluarga di Dusun VIII Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang. Wilayah ini masuk kategori desa terisolir yang belum tersentuh jaringan listrik sama sekali. Kondisi itu mendorong Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani untuk turun langsung menjangkau lokasi, Jumat (26/6).
Rombongan pemkab dan forkopimda memilih menggunakan sepeda motor untuk mencapai Dusun VIII. Jalan setapak dan medan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat menjadi alasan utama. Turut hadir Manager PT CSIL Tono Dalimunthe, Kadis Perhubungan, Plt Kadis Kominfo, Camat, Kades, Kapolsek, serta Supervisor Teknik dan Staf Teknik ULP Tanjung Balai.
Bupati Taufik Zainal Abidin menyatakan bahwa Pemkab Asahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah berkoordinasi dengan PLN UP3 Rantau Prapat. Usulan pemasangan jaringan listrik untuk Dusun VIII sudah diajukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Mari berdoa agar proses tersebut segera terealisasi sehingga warga Dusun VIII dapat menikmati penerangan listrik dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Bupati.
Dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80, Polres Asahan memberikan bantuan berupa satu unit genset dan tas sekolah kepada warga. Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pemangku kepentingan. “Ini merupakan wujud sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian serta pemangku kepentingan dalam membantu masyarakat,” kata Kapolres.
Kadus VIII, Nazar Mulyono, mewakili warga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia berharap proses pengajuan jaringan listrik segera membuahkan hasil. “Kami apresiasi atas kepedulian Pemkab dan Polres. Kami berharap proses pengajuan jaringan listrik dapat segera terealisasi agar kami yang 30 KK ini dapat menikmati penerangan listrik dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Nazar.