Sibolga Targetkan 114 Unit Huntap Korban Banjir dan Longsor Rampung Akhir Mei 2026, Progres Capai 90 Persen

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 10:25:01 WIB
Sekda Sibolga pimpin rapat percepatan pembangunan huntap korban banjir dan longsor.

SIBOLGA — Rapat koordinasi percepatan pembangunan huntap dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Herman Suwito, di Aula Nusantara II Kantor Wali Kota, Rabu (20/5/2026). Rakor ini membahas penyelesaian rumah bagi warga yang rumahnya hancur akibat bencana di kawasan rawan seperti Jalan Murai dan sekitarnya.

“Arahan dari Bapak Wali Kota Sibolga dan kementerian terkait sudah sangat jelas, kita harus melakukan percepatan,” ujar Herman Suwito dalam sambutannya.

Ia menekankan agar progres pembangunan dan administrasi penyerahan berjalan tepat waktu. Seluruh kendala teknis di lapangan, kata dia, harus segera diselesaikan bersama-sama.

Huntap Tahap I: 114 Unit Hampir Selesai

Pembangunan huntap tahap pertama dikerjakan bersama Yayasan Buddha Tzu Chi. Dari total 114 unit, progresnya sudah di atas 90 persen. Target awal penyelesaian pada 15 Mei molor akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Sibolga.

Meski begitu, Pemkot optimistis seluruh unit rumah beserta fasilitas umum bisa dirampungkan pada 31 Mei 2026. Pekerjaan yang tersisa saat ini antara lain penyelesaian fisik bangunan dan pemasangan infrastruktur penunjang.

86 Unit Tambahan Disiapkan, Verifikasi Penerima Manfaat Berjalan

Pemkot tidak berhenti di tahap pertama. Pematangan lahan untuk pembangunan huntap tahap II sebanyak 86 unit juga tengah dipercepat. Secara paralel, tim dari BPBD dan Dinas PUPR terus melakukan verifikasi berkas calon penerima manfaat.

Sekda menginstruksikan percepatan pergeseran anggaran pada minggu ini, khususnya untuk Dinas PUPR dan Dinas PKPLH. Anggaran tersebut akan digunakan mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Fasilitas Pendukung: Sertifikat Tanah Hingga Kompor Gas Disiapkan

Pemkot Sibolga ingin memastikan warga tidak hanya menerima kunci rumah. “Kita ingin saat penyerahan nanti masyarakat tidak hanya menerima kunci rumah, tetapi juga sudah dilengkapi sertifikat tanah, aliran listrik, air bersih, hingga fasilitas dasar lainnya,” tambah Sekda.

Beberapa hal yang menjadi prioritas antara lain sertifikasi lahan bersama BPN Kota Sibolga, penuntasan jaringan listrik dengan PT PLN Sibolga, dan penyediaan air bersih oleh Perumda Air Minum Tirta Nauli. Dinas PKPLH juga menyiapkan sistem pengelolaan sampah berbasis arm roll serta penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan huntap.

Sebelumnya, Pemkot telah membagikan kebutuhan logistik awal seperti kompor dan tabung gas kepada warga terdampak.

Sinergi dengan Pengembang dan Instansi Vertikal

Rakor tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, perwakilan pengembang PT Langkah Indo Nusantara dan PT Nindya Karya, Kepala BPN, serta Manager UP3 PT PLN Sibolga. Para camat se-Kota Sibolga juga diinstruksikan berkoordinasi dengan BPKPAD untuk memantau pemenuhan aset di wilayah masing-masing.

“Kami ingin memastikan progres pembangunan maupun administrasi penyerahan berjalan tepat waktu, serta seluruh kendala teknis di lapangan dapat segera diselesaikan bersama,” tegas Herman Suwito di akhir rapat.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: mitanews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top