Pemprov Sumut Siapkan 10.000 Sertifikat Halal Gratis, Dorong Pendawa Indonesia Kembangkan 1,4 Juta UMKM

Penulis: Hamzah Effendi  •  Senin, 21 September 2026 | 13:07:32 WIB
Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor menyampaikan dukungan Pemprov Sumut terhadap pemberdayaan UMKM dalam perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia di Medan, Ahad.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia terus berkontribusi mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah itu. Dukungan konkret disiapkan melalui 10.000 sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM, sebagaimana disampaikan Gubernur Sumut dalam pesan telepon saat perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Ahad.

MEDAN — Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor menyatakan Pemprov Sumut mendukung penuh pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal sebagai motor utama percepatan pembangunan daerah. Salah satu bentuk dukungan itu adalah kemudahan pengurusan sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM lokal.

Sumatera Utara tercatat memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM. Dari jumlah itu, 98,9 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro dan kecil, berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Sumut 2025.

10.000 Sertifikat Halal Disiapkan untuk Pelaku UMKM

Timur menyampaikan bahwa Gubernur Sumatera Utara menitipkan pesan melalui telepon dalam acara tersebut. Pesan itu berisi komitmen penyediaan fasilitas sertifikat halal bagi pelaku usaha.

"Tadi Bapak Gubernur Sumatera Utara menyampaikan pesan melalui telepon, bagi bapak/ibu para pelaku UMKM akan disediakan 10.000 sertifikat halal secara gratis," ujar Timur.

Menurutnya, kontribusi organisasi kemasyarakatan dapat diwujudkan dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM. "Kontribusi ini bisa diwujudkan dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM," ucapnya.

Pendawa Indonesia Diminta Jadi Jembatan Komunikasi Masyarakat

Timur menilai usia 27 tahun Pendawa Indonesia merupakan perjalanan panjang bagi sebuah organisasi kemasyarakatan. Ia berharap organisasi itu menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi dan memperluas partisipasi masyarakat.

"Selain itu, mempercepat lahirnya berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," kata Timur.

Pembangunan Sumatera Utara, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk Pendawa Indonesia. Kolaborasi kuat dibutuhkan antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat.

"Kami berharap Pendawa Indonesia terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan generasi muda, dan menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat," tutur Timur.

UMKM Pendawa Sumut Dibentuk untuk Dampingi Usaha Kecil

Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia Ruslan menyampaikan bahwa organisasinya memiliki lembaga sayap. Lembaga itu bernama UMKM Pendawa Sumut.

"Khususnya bernama UMKM Pendawa Sumut yang dibentuk untuk membina, mendampingi, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil di wilayah Sumut," kata Ruslan.

Ruslan mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling mengayomi di antara seluruh anggota. Ia juga mendorong kerja sama harmonis dengan TNI, Polri, dan instansi pemerintahan.

"Pendawa Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai organisasi kemasyarakatan fokus pada aksi sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi komunitas," tuturnya.

Perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Medan. Kegiatan itu menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penegasan peran Pendawa dalam pemberdayaan ekonomi komunitas di Sumatera Utara.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top