ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan pengurus Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Asahan bersama sejumlah atlet renang yang baru pulang dari kejuaraan Piala Kemerdekaan 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati Asahan, Selasa (8/9/2026).
Dalam kejuaraan di Kolam Renang Selayang, Kota Medan, 29–30 Agustus 2026, kontingen Asahan membawa pulang 22 medali. Rinciannya, 11 medali emas, 7 perak, dan 4 perunggu.
22 Medali dari Kolam Renang Selayang
Ketua FAI Kabupaten Asahan Adi Chandra Pranata menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga renang. Menurut dia, dukungan itu berdampak langsung pada hasil yang dicapai para atlet.
"Kami memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap perkembangan olahraga renang," ucap Adi Chandra Pranata.
Ia berharap capaian tersebut memacu atlet untuk terus berlatih. Target berikutnya, kata dia, membawa nama Kabupaten Asahan di kejuaraan regional maupun nasional.
Dukungan Pemkab Dinilai Berdampak pada Hasil Atlet
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menilai hasil di Medan menunjukkan daerahnya punya kedalaman atlet renang. Ia menyebut prestasi itu sebagai kebanggaan bagi Kabupaten Asahan.
"Capaian yang telah diraih tersebut merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Asahan sekaligus menunjukkan daerah memiliki potensi atlet renang yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ucap Taufik Zainal Abidin.
Bupati meminta para atlet tidak cepat puas. Latihan disiplin dan semangat berprestasi disebutnya sebagai kunci untuk menjaga performa di kejuaraan berikutnya.
Orang Tua Atlet hingga Dinas Ikut Hadir
Audiensi tersebut juga dihadiri Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Asahan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Asahan, pengurus FAI Kabupaten Asahan, para atlet, serta orang tua atlet. Kehadiran sejumlah dinas menandakan pembinaan renang Asahan tidak berhenti di level federasi.
Bagi FAI Asahan, 22 medali dari Medan menjadi pijakan sebelum menghadapi kalender kejuaraan berikutnya. Pembinaan usia muda dan fasilitas latihan akan menentukan apakah capaian ini bisa diulang di tingkat yang lebih tinggi.