TOBA — BPBD Sumatera Utara mencatat sembilan rumah warga di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, rusak akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras. Kerusakan meliputi atap rumah yang beterbangan dan pohon tumbang di sejumlah titik.
Kejadian ini tersebar di Desa Situa-tua, Dusun I Parratusan, dan Desa Banua. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir cukup signifikan bagi warga yang rumahnya rusak.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
"Telah terjadi angin kencang dengan kondisi curah hujan yang tinggi mengakibatkan pohon tumbang dan atap rumah warga beterbangan dan rusak di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba," kata Sri Wahyuni Pancasilawati, Selasa (25/8/2026).
Penanganan yang dilakukan petugas saat ini berfokus pada pemotongan pohon yang tumbang agar akses jalan warga kembali normal dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Peristiwa di Toba ini merupakan bagian dari cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir. BBMKG Wilayah I menganalisis bahwa fenomena ini dipicu oleh beberapa faktor atmosfer yang aktif.
Aktivitas gelombang atmosfer, belokan serta konvergensi angin dari kawasan pantai barat hingga lereng timur Sumut, dan anomali suhu muka laut yang hangat menjadi pemicu utama. Selain itu, penguatan Monsun Australia turut menciptakan instabilitas atmosfer yang memicu pertumbuhan awan konvektif.
"Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat secara lokal di sejumlah wilayah Sumut," tulis keterangan resmi BBMKG Wilayah I.
BBMKG Wilayah I mencatat intensitas curah hujan tinggi sudah mulai mengguyur beberapa titik di Sumut dalam sepekan terakhir. Beberapa di antaranya Labuhanbatu Utara (79,5mm), Labuhanbatu Selatan (80mm), Labuhanbatu (82mm), Serdang Bedagai (59mm), dan 23 Agustus sebesar 97mm.
Hampir seluruh wilayah Sumut diprakirakan akan terdampak hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan. Wilayah tersebut meliputi Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, Sergai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Siantar, Toba, Samosir, Humbahas, dan lainnya.
Terkait hal ini, BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak bencana banjir dan tanah longsor yang berpotensi menyusul hujan dengan intensitas tinggi tersebut.