SUMATERA UTARA — Kehadiran Samsung Galaxy A08 4G di pasar Indonesia semakin dekat setelah perangkat dengan nomor model SM-A085F terdaftar di database Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Meski nama resmi produk tidak dicantumkan, nomor model tersebut selama ini dikaitkan dengan lini Galaxy A08.
Berdasarkan pantauan tim, sertifikasi TKDN ini menjadi salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi sebelum sebuah perangkat telekomunikasi dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Dari bocoran yang beredar di Google Play Console, Galaxy A08 4G disebut akan mengandalkan chipset MediaTek Helio G99. Prosesor ini dibuat dengan fabrikasi 6 nanometer dan mengusung CPU octa-core yang mendukung konektivitas 4G LTE.
Skor AnTuTu v10 untuk Helio G99 tercatat di angka rata-rata 403.000 poin. Performa ini kurang lebih setara dengan Galaxy A07 yang juga memakai chipset serupa, jadi peningkatan kecepatan mungkin tidak akan terasa drastis.
Salah satu sektor yang paling menarik adalah kapasitas baterai. Dokumen sertifikasi FCC mengungkap Galaxy A08 akan dibekali baterai berkapasitas 5.830 mAh, naik cukup jauh dari 5.000 mAh milik Galaxy A07.
Dengan tambahan kapasitas hampir 17 persen ini, pemakaian sehari penuh untuk aktivitas media sosial, streaming video, atau navigasi diperkirakan bisa lebih ringan. Sayangnya, informasi mengenai teknologi pengisian dayanya belum terungkap.
Selain TKDN, perangkat yang dijual di Indonesia juga wajib mengantongi sertifikasi Postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Hingga berita ini ditulis, nomor model SM-A085F belum terlihat dalam database Postel.
Proses sertifikasi yang masih berjalan membuat jadwal peluncuran resmi Galaxy A08 di Indonesia belum bisa dipastikan. Samsung sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kehadiran perangkat ini.
Pola yang dilakukan Samsung pada Galaxy A07 yang hadir dalam varian 4G dan 5G membuka peluang serupa untuk Galaxy A08. Namun, seluruh informasi yang beredar saat ini masih sebatas bocoran dan belum ada konfirmasi resmi dari Samsung.
Untuk pasar Indonesia, kehadiran varian 5G akan menjadi nilai tambah tersendiri mengingat infrastruktur jaringan 5G di kota-kota besar sudah semakin luas. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.