MEDAN — Langkah UMSU menembus kancah pendidikan global semakin konkret. Melalui penandatanganan MoU di KBRI London, Sabtu (22/8), kampus Muhammadiyah tertua di Sumatera Utara ini membuka peluang kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Britania Raya.
Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU, Assoc. Dr. Zailani, MA, mewakili Rektor Prof. Dr. Akrim, M.Pd. dalam penandatanganan tersebut. Sementara itu, PCIM Britania Raya dan Irlandia diwakili langsung oleh ketuanya, Ince Dian Aprilyani Azir.
Kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni. Menurut Rektor UMSU, PCIM Britania Raya dan Irlandia menawarkan diri menjadi penghubung antara UMSU dengan sejumlah perguruan tinggi di Inggris.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah UMSU memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik di bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Peluang yang bakal dijajaki mencakup riset bersama, program visiting lecturer, hingga pengiriman mahasiswa untuk magang dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di London pada tahun mendatang.
Momen ini terbilang istimewa karena penandatanganan disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya, Dr. Desra Percaya. Turut hadir pula Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional, Prof. Syafiq A. Mughni, serta Sekretaris Jenderal Muslim Council of Britain (MCB), Dr. Wajid Akhter.
Prof. Syafiq mengingatkan jajaran PCIM untuk terus membawa spirit perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam mengembangkan dakwah di Britania Raya dan Irlandia. Ia menegaskan Muhammadiyah adalah organisasi wasathiyah yang terbuka menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga selama menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan.
Dekan FAI UMSU, Zailani, menjelaskan bahwa pengiriman utusan ke London merupakan bagian dari kebijakan yang terus didorong Rektor UMSU. Perhatian besar diberikan pada perluasan kerja sama dan pengembangan program-program global di seluruh unit dan fakultas.
“Rektor UMSU memberikan perhatian besar terhadap perluasan kerja sama dan pengembangan program-program global di seluruh unit, fakultas, dan lembaga,” kata Zailani.
Setelah penandatanganan, UMSU dan PCIM akan menyusun langkah konkret implementasi. Selain KKN dan magang, kolaborasi antara dosen dan peneliti UMSU dengan akademisi di Britania Raya juga akan dijajaki.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Al Jam’iyatul Washliyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan organisasi kemasyarakatan Islam Indonesia di Britania Raya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi UMSU untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah Sumatera Utara di kancah global, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pengembangan pendidikan dan dakwah di tingkat internasional.