DELISERDANG — Tiga warga menjadi korban penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Satu korban meninggal dunia dengan inisial DP, sementara dua lainnya mengalami luka. Identitas kedua korban luka belum disebutkan dalam informasi yang dihimpun awak media.
Peristiwa itu muncul ke permukaan melalui unggahan di media sosial yang menuntut pengusutan tuntas. Warganet menyoroti bahwa kejadian serupa disebut bukan yang pertama kali terjadi di kawasan tersebut.
Desakan Warga: Jangan Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah
Salah satu warganet, Fitria Ulpaa, menulis unggahan yang ditujukan langsung ke Kapolda Sumut dan Polsek Tanjung Morawa. Ia meminta aparat menindaklanjuti kasus ini secara serius.
"Untuk Bapak Kapolda Sumut, Polsek Tanjung Morawa, tolong diusut tuntas karena ini bukan kali pertama. Hukum harus ditegakkan, jangan tumpul ke atas, tajam ke bawah," tulis Fitria Ulpaa dalam unggahannya.
Unggahan bernada desakan itu menyebar di media sosial dan menjadi salah satu saluran informasi awal soal kejadian. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kronologi maupun motif penembakan.
Polda Sumut Belum Buka Suara
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi awak media mengenai peristiwa tersebut belum bersedia memberikan keterangan. Polda Sumut juga belum merilis identitas pelaku maupun senjata yang digunakan.
Belum diketahui pula apakah korban luka sudah mendapat perawatan di fasilitas kesehatan terdekat. Pihak kepolisian diminta segera menjelaskan duduk perkara agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah warga.
Bayangi Awal Kepemimpinan Kapolda Baru
Penembakan di Tanjung Morawa terjadi tak lama setelah Irjen Pol Sonny Irawan menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Kasus ini menjadi ujian pertama bagi kepemimpinan baru di jajaran Polda Sumut.
Kawasan Tanjung Morawa dikenal sebagai jalur lintas yang ramai di Kabupaten Deliserdang, berbatasan langsung dengan Kota Medan. Kejadian serupa yang disebut berulang membuat warga menuntut pengamanan lebih ketat di kawasan itu.
Pengusutan kasus ini kini bergantung pada langkah Polsek Tanjung Morawa dan Polda Sumut. Warga menunggu apakah pelaku ditangkap dan motif penembakan diungkap ke publik.