MEDAN — BMKG memetakan variasi cuaca di 33 kabupaten dan kota Sumatera Utara pada Minggu, 1 November 2026. Hujan ringan diprakirakan turun di Kota Medan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Karo, Deli Serdang, Asahan, Labuhanbatu, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Kota Tanjung Balai, Kota Padang Sidempuan, dan Kota Gunungsitoli.
Dua wilayah mencatat intensitas hujan lebih tinggi. Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat berpotensi diguyur hujan sedang dengan suhu udara berkisar 19 hingga 26 derajat Celsius.
Kawasan dataran tinggi mencatat suhu terendah dalam prakiraan kali ini. Karo dan Humbang Hasundutan berada di angka 18 derajat Celsius, lebih dingin dibanding wilayah lain yang masuk kategori hujan ringan.
Penurunan suhu di dua kabupaten itu sejalan dengan posisinya di ketinggian. Warga yang beraktivitas pagi dan malam di kedua daerah perlu menyiapkan pakaian hangat.
Sebagian wilayah Sumatera Utara justru tidak masuk zona hujan. Cuaca cerah hingga berawan diperkirakan terjadi di Tapanuli Utara, Langkat, Simalungun, Toba, Mandailing Natal, Samosir, Serdang Bedagai, Nias Utara, Nias Barat, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Binjai, dan Kota Tebing Tinggi.
Pola ini menunjukkan cuaca Sumut terbelah dua: hujan di sebagian besar wilayah tengah hingga pesisir timur, berawan di kawasan sekitar Danau Toba dan pesisir barat.
BMKG mengimbau masyarakat Sumatera Utara, terutama yang tinggal di wilayah rentan presipitasi tinggi, untuk mewaspadai perubahan cuaca mendadak. Pemantauan informasi cuaca berkala diminta dilakukan, mengingat kondisi atmosfer bisa berubah dalam hitungan jam.
Bagi warga di Dairi dan Pakpak Bharat, hujan sedang berpotensi memengaruhi aktivitas luar ruang. Petani dan pelaku perjalanan darat di jalur pegunungan sebaiknya menyesuaikan jadwal dengan kondisi cuaca setempat.
Prakiraan ini berlaku untuk Minggu, 1 November 2026. Pembaruan informasi cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.