Juri The Next Sobat Cermat 6 Under 6: Sutradara, Momfluencer, Psikolog

Penulis: Mukhtar Latif  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:36:31 WIB
Juri The Next Sobat Cermat 6 Under 6 terdiri dari Ryan Adriandhy, Rensia Savira, dan Irma Gustiana Andriani.

SUMATERA UTARA — Tiga juri dari latar belakang berbeda akan menilai kecermatan anak usia di bawah 6 tahun dalam ajang The Next Sobat Cermat 6 Under 6 dari Frisian Flag Nutribrain Omega. Simak siapa saja mereka dan aspek apa yang dinilai, mulai dari kreativitas, pola asuh, hingga tumbuh kembang anak.

Ryan Adriandhy, Rensia Savira, dan Irma Gustiana Andriani duduk sebagai juri dalam pencarian The Next Sobat Cermat 6 Under 6. Ketiganya mewakili sudut pandang yang saling melengkapi: film dan animasi, parenting sehari-hari, serta psikologi tumbuh kembang.

Ajang ini mengajak anak-anak menunjukkan kecermatan dan bakat di bidang favorit masing-masing. Orang tua juga jadi bagian penilaian, terutama dalam cara mengenali dan mendukung potensi Si Kecil.

Siapa Saja Juri The Next Sobat Cermat 6 Under 6?

Kombinasi juri dipilih agar penilaian tidak hanya melihat hasil akhir. Proses eksplorasi anak dan keterlibatan ibu dalam mengabadikan momen ikut jadi sorotan.

1. Ryan Adriandhy, Sutradara dan Animator

Ryan dikenal sebagai sutradara, penulis naskah, sekaligus animator. Latar belakangnya di dunia film membuatnya terbiasa membaca kreativitas dan keunikan sebuah cerita.

Dalam ajang ini, Ryan menilai kecermatan dan keunikan Si Kecil. Ia juga melihat bagaimana ibu menceritakan potensi anak melalui konten yang dibuat.

2. Rensia Savira, Momfluencer dan Pendiri Mamalyfe.id

Rensia aktif membagikan konten parenting dan mendirikan Mamalyfe.id. Pengalaman itu jadi bekal untuk melihat bagaimana orang tua memahami perkembangan anak.

Fokus penilaiannya adalah cara ibu mengenali serta mengabadikan momen kecermatan dan bakat unik Si Kecil. Kedekatan ibu dan anak dinilai berperan besar dalam memunculkan keunikan tersebut.

3. Irma Gustiana Andriani, Psikolog Klinis Anak dan Keluarga

Irma adalah psikolog klinis anak, remaja, dan keluarga. Latar belakang psikologi dan tumbuh kembang membuatnya melihat kecermatan anak dari cara berpikir, bereksplorasi, dan berinteraksi.

Perspektif ini menegaskan bahwa setiap anak punya karakteristik dan cara sendiri dalam menunjukkan kemampuan. Penilaian tidak berhenti pada hasil, tetapi juga proses eksplorasi anak.

Apa yang Dinilai dari Kecermatan Anak Usia di Bawah 6 Tahun?

Kecermatan pada anak usia dini jarang muncul dalam satu kali tampil. Biasanya terlihat dari kebiasaan kecil: memperhatikan detail, bertanya berulang, atau tekun mencoba sesuatu sampai berhasil.

Karena itu, dukungan orang tua jadi kunci. Ibu yang peka pada minat anak lebih mudah mengenali bakat dan mengarahkannya tanpa memaksa.

Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi ke Psikolog Anak?

Setiap anak berkembang dengan tempo berbeda, jadi tidak perlu buru-buru membandingkan. Namun, konsultasi ke psikolog anak sebaiknya dilakukan bila anak tampak kesulitan berinteraksi, sulit fokus dalam waktu lama, atau kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya disukai.

Langkah ini bukan tanda anak bermasalah. Konsultasi justru membantu orang tua memahami cara mendampingi anak sesuai kebutuhannya.

The Next Sobat Cermat 6 Under 6 memberi ruang bagi anak untuk tampil apa adanya dan bagi ibu untuk belajar mengenali potensi Si Kecil. Pantau informasi selanjutnya untuk mengetahui siapa yang terpilih.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: health.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top