Lurah Sukabumi Utara Menangkan Benyamin S Award 2026 Lewat Kampung Budaya Betawi

Penulis: Syafruddin Amir  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:37:31 WIB
Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin menerima penghargaan Benyamin S Award 2026 kategori sejahtera di Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

SUMATERA UTARA — Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, memenangkan kategori sejahtera dalam Benyamin S Award 2026 berkat pengembangan wisata budaya Kampung Silat dan Kampung Budaya Betawi Rawa Belong. Penghargaan diserahkan kepada Lurah Ali Syahidin di Jakarta Pusat, Jumat (30/10), setelah kawasan itu lebih dulu diakui Dinas Pariwisata sebagai destinasi wisata pada 2023-2024. Kawasan Rawa Belong kini menambah daya tarik baru bagi traveler yang ingin menelusuri jejak budaya Betawi di tengah kota.

Ali Syahidin menyebut kemenangan kategori sejahtera bukan hasil kerja semalam. Sejak 2023, Kelurahan Sukabumi Utara menata destinasi wisata budaya, kuliner, dan lingkungan hijau sebagai satu paket pembangunan kawasan.

"Sejahtera itu yang menjadi indikator itu di antaranya ada potensi wisata dan budaya, terus kemudian ada potensi kuliner. Dan memang di Kelurahan Sukabumi Utara saat ini, kita sedang membangun itu," ujar Ali di Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

Kampung Silat hingga Kampung Budaya Betawi Rawa Belong

Pengakuan resmi datang bertahap. Dinas Pariwisata menetapkan kawasan ini sebagai destinasi wisata Kampung Silat Rawa Belong pada 2023-2024. Pada 24 Oktober 2026, kawasan yang sama diresmikan sebagai Kampung Budaya Betawi Rawa Belong.

Status itu mengubah Rawa Belong dari sekadar nama di peta menjadi tujuan wisata budaya yang punya identitas jelas. Turis mancanegara disebut sudah mulai berkunjung ke Sukabumi Utara.

Selain destinasi budaya, kelurahan ini punya kampung dan jalan hijau serta program pelestarian budaya. Kombinasi itulah yang dinilai juri Benyamin S Award sebagai wujud kesejahteraan berbasis komunitas.

Apa yang Bisa Dilihat Traveler di Sukabumi Utara

  • Kampung Budaya Betawi Rawa Belong: kawasan budaya yang baru diresmikan 24 Oktober 2026, cocok untuk wisata edukasi sejarah dan tradisi Betawi.
  • Kampung Silat Rawa Belong: destinasi wisata budaya yang lebih dulu mendapat pengakuan Dinas Pariwisata, menampilkan tradisi silat Betawi.
  • Kampung dan jalan hijau: penataan lingkungan hijau yang jadi bagian penilaian kesejahteraan kelurahan.
  • Potensi kuliner Betawi: disebut Ali sebagai salah satu indikator kesejahteraan yang sedang dibangun kawasan ini.

Lokasi dan Akses

Sukabumi Utara berada di Jakarta Barat, tak jauh dari kawasan Rawa Belong yang dikenal sebagai sentra bunga dan kini kampung budaya Betawi. Traveler dari pusat kota bisa menjangkau kawasan ini lewat jalan darat dengan kendaraan pribadi maupun transportasi online.

Informasi rute angkutan umum, jam kunjungan, dan jadwal kegiatan budaya di Kampung Budaya Betawi Rawa Belong sebaiknya dikonfirmasi ke Dinas Pariwisata DKI Jakarta atau pengelola kelurahan sebelum berangkat.

Tips Berkunjung

Datang pada hari biasa untuk menghindari kepadatan, terutama jika ingin menyusuri gang kampung dan jalan hijau dengan leluasa. Kenakan pakaian sopan saat masuk kawasan kampung budaya.

Jika tertarik pada tradisi silat, tanyakan jadwal latihan atau pertunjukan ke pengelola Kampung Silat Rawa Belong. Untuk wisata kuliner, telusuri warung sekitar Rawa Belong yang menyajikan menu Betawi.

Bukan Akhir, tapi Pemantik

Ali menegaskan penghargaan ini bukan garis akhir bagi Sukabumi Utara. "Pemantik warga masyarakat untuk lebih cinta kepada lingkungannya, menjaga budayanya, melestarikan budayanya menuju masyarakat yang sejahtera," ujarnya.

Benyamin S Award sendiri digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberi penghormatan kepada kelurahan yang berkomitmen mewujudkan Jakarta bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. Lewat ajang ini, pembangunan Jakarta diarahkan menuju kota global yang maju, inklusif, berdaya saing, dan tetap berbudaya.

Bagi traveler yang ingin melihat wajah lain Jakarta, kawasan ini layak masuk daftar kunjungan singkat setengah hari. Gabungkan wisata budaya di Kampung Budaya Betawi Rawa Belong dengan belanja bunga dan kuliner sekitar, lalu tutup dengan menyusuri jalan hijau kampung.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top