SUMATERA UTARA — Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027 langsung menyajikan deretan laga panas sejak awal. Sebanyak sembilan pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026, mempertemukan tim-tim papan atas dengan sejumlah kekuatan baru yang siap memberi kejutan.
Arema FC membuka musim dengan menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9/2026). Laga ini menjadi ujian pertama bagi Singo Edan di bawah arahan pelatih anyar, Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu menilai persiapan timnya sudah cukup matang setelah menjalani lima pertandingan di Piala Presiden 2026. “Lima pertandingan di turnamen pramusim sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar Santos.
Persib Bandung langsung menerima tantangan berat saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (6/9/2026). Maung Bandung tampil dengan skuad lebih lengkap setelah para pemain Timnas Indonesia kembali bergabung.
Di sisi lain, PSM tetap berbahaya meski kehilangan sejumlah pilar seperti Yuran Fernandes dan Reza Arya. Kehadiran pelatih asal Belanda, Darije Kalezic, yang pernah membawa PSM juara Piala Indonesia, menambah daya tarik duel ini.
Borneo FC menjadi lawan pertama Persija Jakarta pada Sabtu (5/9/2026). Macan Kemayoran dihadapkan pada tim yang dikenal memiliki kekuatan fisik dan intensitas permainan tinggi di kandangnya.
Kemenangan di laga perdana menjadi harga mati bagi kedua tim untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memulai musim dengan modal positif.
Pendatang baru Garudayaksa FC datang dengan ambisi besar. Klub asal Bogor itu menegaskan tak ingin sekadar menjadi pelengkap di Super League musim ini.
Menghadapi Java United di laga perdana, Minggu (6/9/2026), Garudayaksa mengandalkan komposisi skuad yang menarik. Klub juara Liga 2 2025/2026 itu merekrut sedikitnya empat mantan pemain Persija: Al Hamra Hehanussa, Alfriyanto Nico, Ryo Matsumura, dan Paulo Ricardo.
Al Hamra menjadi rekrutan terbaru. Bek berusia 27 tahun yang merupakan produk akademi Persija itu sebelumnya memperkuat Persib Bandung dan Persik Kediri. Pengalamannya di lini pertahanan diharapkan memperkokoh tim asuhan Milos Joksic.
Selain itu, Garudayaksa juga memiliki sejumlah pemain berpengalaman di Timnas Indonesia seperti Wahyu Prasetyo, Alfharezzi Buffon, Septian David Maulana, dan Daffa Fasya. Dengan perpaduan pemain lokal dan asing, Spirit of Garuda berpotensi menjadi kejutan musim ini.
Dengan target berbeda-beda, mulai dari mempertahankan gelar hingga berjuang bertahan di kasta tertinggi, persaingan Super League 2026/2027 dipastikan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan.