MEDAN — Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 mendapat angin segar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gubernur Bobby Nasution secara langsung menerima audiensi panitia penyelenggara yang didampingi Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (11/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Bobby menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh gelaran yang menyasar promosi budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba.
"Pemprov Sumut sangat mendukung kegiatan ini. Kita harapkan festival ini memberikan makna terbaik, terutama dalam memperkenalkan kebudayaan yang ada di Samosir," ujar Bobby.
Mantan Wali Kota Medan itu juga memberikan arahan konkret kepada panitia agar berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata. Ia mencontohkan pemanfaatan seni tarik suara sebagai medium untuk memperkenalkan lagu-lagu Batak hingga ke kancah internasional.
"Panitia bisa berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, salah satunya melalui seni tarik suara untuk memperkenalkan lagu-lagu Batak hingga ke mancanegara," tambahnya.
Kehadiran Bupati Samosir dalam audiensi tersebut menandakan keseriusan pemerintah kabupaten dalam menyukseskan agenda budaya ini. Festival yang direncanakan berlangsung di kawasan kaldera Toba ini dinilai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dukungan dari tingkat provinsi diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari promosi, persiapan acara, hingga kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata di Samosir.
Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan pemerintah dalam mengembangkan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional, dengan kekayaan budaya Batak sebagai daya tarik utamanya.