SERGAI — Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita br Sitepu, secara resmi membuka Lomba Nelayan Kreatif Sumatera Utara 2026 di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan yang berlangsung Senin (3/8/2026) ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-22 DPD RI sekaligus agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Komite II DPD RI.
Peluncuran dihadiri Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara, Zulfahri Siagian, jajaran pengurus HNSI, serta perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai. Ratusan nelayan setempat turut memadati lokasi acara.
Dr. Badikenita menegaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai ruang apresiasi bagi ide-ide cerdas nelayan dalam menjaga ekosistem laut sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi pesisir. Ia menyebut kreativitas dan kearifan lokal nelayan menjadi fondasi utama kedaulatan maritim.
"Aspirasi dan inovasi yang lahir dari bawah ini akan menjadi amunisi penting bagi Komite II DPD RI dalam mengawal serta memperjuangkan kebijakan berkeadilan di tingkat pusat," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis yang diterima redaksi.
Dalam kesempatan yang sama, senator asal Daerah Pemilihan Sumatera Utara itu meninjau langsung perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Dialog terbuka digelar untuk menyerap aspirasi, kendala operasional, hingga isu kesejahteraan yang dihadapi masyarakat pesisir setempat.
Kompetisi terbuka bagi seluruh nelayan dan kelompok nelayan di Sumatera Utara. Peserta diminta mengirimkan karya video berdurasi 7 hingga 10 menit yang mendokumentasikan gagasan serta aksi nyata bertema kreativitas pesisir.
Adapun kategori tema yang dilombakan meliputi inovasi alat tangkap ramah lingkungan, teknologi sederhana nelayan, pengolahan hasil laut (hilirisasi), pelestarian dan rehabilitasi mangrove, digitalisasi pemasaran hasil laut, serta pengembangan potensi wisata bahari.
Pendaftaran dibuka mulai 27 Juli hingga 31 Agustus 2026. Setiap karya wajib mencantumkan nama lengkap dan asal kelompok nelayan, bukti keikutsertaan atau kepemilikan asuransi nelayan, serta jenis alat tangkap yang digunakan.
Ketua DPD HNSI Sumatera Utara, Zulfahri Siagian, mengapresiasi perhatian berkelanjutan DPD RI terhadap nasib nelayan. Ia menilai ajang ini menjadi momentum membuktikan bahwa nelayan Sumatera Utara tidak hanya tangguh di laut, tetapi juga inovatif menjawab tantangan zaman.
"Kami akan terus mengawal dan menyerap persoalan di lapangan melalui dialog-dialog konstruktif. Seluruh aspirasi nelayan akan kami sinergikan dengan Ketua Komite II DPD RI agar menjadi perhatian utama dalam penyusunan kebijakan legislatif maupun program eksekutif ke depan," tegas Zulfahri.
Selain satu unit perahu nelayan sebagai hadiah utama, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya bagi para pemenang. Informasi lebih lanjut dan pengiriman karya dapat menghubungi Febry di nomor 0857-1469-9424 atau Samudra di 0857-2545-0571.