SUMATERA UTARA — Apple memperkenalkan Apple Upgrade Program sebagai opsi baru bagi konsumen yang ingin menggunakan perangkat terbaru tanpa harus membayar penuh di awal. Program ini dikelola oleh Klarna dan mencakup lini produk utama Apple, mulai dari iPhone 17 series, Apple Watch Series 11, iPad, hingga MacBook Pro dan iMac.
Untuk iPhone dan Apple Watch, program ini menawarkan tenor 24 bulan dengan biaya awal dan cicilan bulanan. Berikut rincian total biaya setelah 24 bulan:
Untuk Mac dan iPad, program menerapkan tenor 36 bulan. Berikut perhitungan untuk periode 24 bulan sebagai perbandingan:
Satu hal krusial yang perlu diperhatikan: AppleCare+ tidak termasuk dalam biaya sewa. Berdasarkan syarat dan ketentuan, pengguna bertanggung jawab penuh atas kerusakan perangkat. AppleCare+ untuk iPhone dibanderol $9,99 per bulan, sementara untuk Apple Watch mulai $2,99 per bulan.
Jika ditambahkan AppleCare+, total biaya sewa iPhone 17 Pro Max selama 24 bulan menjadi $1.079,52, lebih tinggi dari harga jual perangkat itu sendiri. Klarna juga berhak memutus kontrak jika pengguna menunggak tiga kali pembayaran berturut-turut, dan pengguna wajib melunasi sisa tagihan.
Kelemahan lain dari program sewa adalah pengguna tidak bisa memanfaatkan nilai tukar tambah (trade-in) untuk menekan cicilan, karena perangkat tidak dimiliki. Sebagai perbandingan, jika pengguna membeli iPhone 17 Pro dengan pembiayaan tradisional dan menukarkan iPhone 16 Pro, cicilan bulanan bisa turun menjadi $22,45 selama 24 bulan — lebih murah $9,54 per bulan dibanding program sewa.
Berikut perbandingan cicilan iPhone 17 Pro per bulan:
Berdasarkan analisis ChatGPT, program ini bukan penipuan, tetapi bukan pilihan termurah bagi kebanyakan orang. "For most people it's more expensive than buying and later selling or trading in the device. The biggest winner is Apple, because leasing encourages customers to stay on a continuous upgrade cycle," kata AI tersebut.
Program ini paling cocok untuk pengguna yang ingin upgrade perangkat setiap tahun dan tidak keberatan dengan biaya lebih tinggi. Sebaliknya, bagi pengguna yang biasa memakai perangkat selama tiga tahun atau lebih, membeli tunai lalu menjual atau menukarkan perangkat lama tetap menjadi opsi yang lebih ekonomis.