MEDAN — Bulog Sumut optimistis pendistribusian bantuan pangan tahap awal rampung sesuai jadwal. Keyakinan ini disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.
"Tidak ada kendala berarti dalam penyaluran, termasuk ke daerah terjauh di Sumut," ujar Budi.
Bantuan telah didistribusikan hingga tingkat kelurahan dan desa di berbagai kabupaten/kota. Pemerintah setempat kemudian menyalurkan langsung kepada warga penerima manfaat.
Program bantuan pangan 2026 menjangkau 1.328.599 penerima manfaat untuk alokasi Februari-Maret. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan periode Oktober-November 2025 yang hanya 844.696 penerima.
Total keseluruhan penerima di Sumut mencapai 1.756.846 orang. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Bulog Sumut menyiapkan sekitar 35.000 ton beras dan tujuh juta liter Minyakita.
Selain memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, program ini mendukung kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pasokan beras dan minyak goreng yang stabil ke pasar diharapkan menekan gejolak harga pangan.
Budi menambahkan bahwa distribusi ke wilayah terpencil berjalan tanpa hambatan berarti. Bulog Sumut mengklaim rantai pasok lancar sejak awal penyaluran.
Hingga berita ini diturunkan, Bulog terus menggencarkan pengiriman ke gudang-gudang cabang di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.