SERGAI — Kegiatan bertema "Hijaukan Tebing Tinggi untuk masa depan yang lebih baik" itu berlangsung pada Jumat (23/10/2026) dan diikuti sejumlah pejabat utama Polres Tebing Tinggi. Selain Kapolres, hadir Waka Polres Kompol M Haris S, Kabaglog Kompol Enda Iwan Iskandar, Kabag SDM AKP Farha, serta Kasat Reskrim Iptu Dr. Herikson P Siahaan.
Penanaman mangrove tidak hanya melibatkan personel kepolisian. Anggota Pos TNI AL Serda Ananda Mikola, Koramil 12/BKH Serda J Situmorang, Camat Bandar Khalipah Chairu Vyatra, dan kepala desa se-Kecamatan Bandar Khalipah turut serta di lokasi. Kelompok Tani Mangrove Tunas Muda menjadi mitra utama dalam penanaman di Dusun VII Sungai Baru.
Green Policing adalah konsep pemolisian yang menyatukan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Polres Tebing Tinggi menjalankannya lewat skema Quick Wins, program aksi cepat yang bisa langsung dirasakan dampaknya oleh warga.
Melalui program ini, kepolisian ingin menunjukkan bahwa kerja polisi tidak berhenti pada penindakan kriminal. Personel juga didorong terlibat dalam upaya menjaga kelestarian alam di wilayah hukumnya.
Desa Pekan Bandar Khalipah berada di kawasan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Mangrove berperan menahan abrasi, meredam gelombang, dan menjadi tempat berkembang biaknya biota laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan.
Penanaman 250 bibit disebut sebagai momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penggiat lingkungan, pelajar, nelayan, dan tokoh masyarakat. Kolaborasi lintas pihak dinilai penting karena menjaga ekosistem pesisir tidak bisa dikerjakan satu instansi saja.
Program Green Policing diposisikan sebagai wujud komitmen "Polisi Bersama Masyarakat" dalam menjaga kelestarian alam. Warga diajak berperan aktif menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Keterlibatan Kelompok Tani Mangrove Tunas Muda menunjukkan model pelibatan warga setempat, bukan sekadar penanaman seremonial. Kelompok tani inilah yang nantinya merawat bibit agar tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir Bandar Khalipah.
Bagi warga Sergai, keberhasilan program akan terasa langsung: garis pantai lebih terlindungi dan hasil tangkapan nelayan berpeluang membaik seiring sehatnya ekosistem mangrove.