Pencarian

Bhayangkara FC Waspadai PSIM di Laga Kandang, Oscar Bruzon Minta Fokus Penuh

Senin, 19 Oktober 2026 • 22:04:30 WIB
Bhayangkara FC Waspadai PSIM di Laga Kandang, Oscar Bruzon Minta Fokus Penuh
Pelatih Bhayangkara FC Oscar Bruzon memimpin sesi latihan jelang laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

SUMATERA UTARA — Bhayangkara FC menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) pukul 19.00 WIB. Pelatih Oscar Bruzon meminta anak asuhnya tidak meremehkan lawan yang tengah terpuruk di dasar klasemen.

Pelatih asal Spanyol itu justru melihat kondisi PSIM sebagai ancaman tersendiri. Laskar Mataram terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi satu poin dan baru saja berpisah dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel.

Periode Sulit PSIM Justru Jadi Peringatan bagi Bhayangkara

Bruzon menilai tim yang sedang dalam tekanan biasanya tampil dengan motivasi berlipat untuk membalikkan keadaan. Karena itu, ia meminta skuadnya memberikan respek penuh kepada rival.

"Ada tiga hal untuk laga besok. Poin pertama adalah ketika Anda bermain dengan tim yang sedang melalui periode sulit, itu sangat berbahaya karena mereka akan mencoba membalikkan keadaan. Jadi, berikan respek penuh kepada rival kita dan besok adalah laga sulit," ujar Bruzon dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026) sore WIB.

PSIM kini ditangani caretaker Guntur Cahyo Utomo setelah kepergian Van Gastel. Perubahan di kursi pelatih kerap memicu efek kejutan pada laga perdana, sesuatu yang jelas ingin diantisipasi kubu tuan rumah.

Ocampo dan Brenes Absen, Bruzon Andalkan Kedalaman Skuad

Bhayangkara FC tidak bisa diperkuat dua legiun asing kunci, Ocampo dan Brenes. Meski begitu, Bruzon optimistis pemain pengganti mampu mengisi kekosongan.

"Kami tidak bisa diperkuat dua pemain kunci Ocampo dan Brenes, tetapi kami sudah mencari solusi. Saya yakin pemain lain telah menunggu dan bekerja dengan baik. Besok mereka akan menunjukkan bahwa kami memiliki kedalaman skuad," katanya.

Catatan performa Bhayangkara sejauh ini cukup menarik. The Guardian belum terkalahkan, tetapi baru mengemas sekali menang dan empat imbang, sehingga tertahan di urutan ke-8 dengan tujuh poin.

Dominasi Belum Berbuah Poin Penuh

Bruzon mengakui timnya masih kesulitan mengubah penguasaan pertandingan menjadi kemenangan. Dua laga melawan Arema dan Madura United disebutnya sebagai contoh performa bagus yang gagal dikonversi menjadi poin maksimal.

"Kami sebenarnya bisa menang melawan Arema dan Madura United. Kami merasa performanya sudah bagus, tetapi perlu menemukan tingkat konsistensi untuk mengubah performa bagus ini menjadi kemenangan," sebutnya.

Statistik mendukung klaim tersebut. Bhayangkara sudah mencetak 10 gol, tetapi kebobolan tujuh kali. "Kami adalah tim yang berani dan akan mengambil risiko untuk mendominasi. Kami sedang bekerja karena memang benar kami mendominasi pertandingan, tetapi tidak mentransfernya menjadi poin penuh," lanjut Bruzon.

Wahyu Subo Seto: di Kandang Harus Tiga Poin

Gelandang Wahyu Subo Seto menegaskan tekad serupa dari kubu pemain. Fokus dan kerja keras menjadi kunci agar Bhayangkara tidak kehilangan poin di kandang sendiri.

"Dari pemain yang kita perlukan hanya fokus di pertandingan besok dan jangan pernah meremehkan lawan, karena PSIM sekarang di masa sulit," ucap Wahyu.

Targetnya jelas. "Jadi, itu yang membuat kami bekerja keras untuk memberikan yang terbaik, tapi kita juga tidak mau kalah, tidak mau seri. Yang kami inginkan di kandang harus tiga poin," tegasnya.

Kemenangan atas PSIM akan mengangkat posisi Bhayangkara FC di klasemen sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan mereka pada musim ini.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks