MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta jajaran pengurus Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan tidak berhenti pada upacara pelantikan. Menurutnya, kepengurusan baru harus langsung menyusun langkah nyata yang menyentuh kebutuhan warga kota.
Permintaan itu ia sampaikan saat membuka Pelantikan dan Rakerda I Pengurus Daerah Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan masa bakti 2026–2031. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna TP PKK Kota Medan, Jalan Rotan Proyek.
Rakerda Diminta Hasilkan Program Kerja yang Terarah
Rico menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan pelantikan adalah momentum memperkuat amanah organisasi melalui program kerja yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Rakerda ini hendaknya menjadi ruang untuk menyusun program kerja yang terarah, realistis, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," kata Rico Waas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan, HM Sofyan.
Ia berharap Al Washliyah terus menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat pendidikan dan pembinaan generasi muda. Organisasi keagamaan, menurutnya, memiliki peran penting dalam membangun karakter, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai persatuan dan kebersamaan.
Empat Bidang yang Jadi Fokus Kepengurusan Baru
Pengurus Daerah Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan masa bakti 2026–2031 diarahkan memperkuat peran di empat bidang utama: keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pembinaan generasi muda.
Keempat bidang itu disebut menjadi pijakan organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat Kota Medan selama lima tahun ke depan. Program kerja yang disusun pada Rakerda I diharapkan selaras dengan arah tersebut.
Sejumlah Tokoh Hadir dalam Pelantikan
Acara pelantikan dan rakerda itu dihadiri sejumlah tokoh organisasi dan pendidikan. Tampak hadir Ketua PW Al-Jam'iyatul Washliyah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara.
Hadir pula Ketua PD Al-Jam'iyatul Washliyah Kota Medan H Abdul Hafiz Harahap dan Rektor Universitas Al-Washliyah Medan Prof. Dr. HM Saiful Akhyar Lubis.
Kepengurusan baru diharapkan menindaklanjuti hasil rakerda dengan langkah konkret di lapangan. Arah program yang sudah disusun akan menjadi acuan kerja organisasi hingga 2031.