SUMATERA UTARA — Barbados memang kecil, tapi kepadatannya luar biasa. Dalam satu pulau, traveler bisa berpindah dari kota kolonial berstatus Warisan Dunia ke perkebunan tebu abad ke-17, lalu berakhir di pasar ikan yang ramai di malam Jumat. Berikut lima tempat yang bisa disusun dalam satu rencana perjalanan.
Bridgetown: Jejak Kolonial Berstatus Warisan Dunia UNESCO
Mulai dari ibu kota, Bridgetown. Kawasan Historic Bridgetown and its Garrison masuk daftar Warisan Dunia UNESCO, salah satu alasan utama pulau ini layak masuk wishlist. Tata kota dan bangunan di sini masih mempertahankan jejak kolonial yang kuat.
Traveler bisa berjalan kaki menyusuri kota tua sambil melihat landmark bersejarah yang tersebar di area tersebut. Ini titik awal yang tepat untuk memahami sejarah Barbados sebelum bergerak ke destinasi lain.
St. Nicholas Abbey: Rumah Jacobean di Tengah Perkebunan Tebu
Berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Bridgetown ke arah utara, St. Nicholas Abbey di St. Peter menawarkan pengalaman berbeda. Rumah besar ini dibangun pada 1660 dan disebut sebagai salah satu dari hanya tiga rumah bergaya Jacobean yang masih tersisa di belahan bumi Barat.
Bangunan ini berada di kawasan perkebunan tebu bersejarah. Selain tur keliling rumah, area ini punya jalur kereta api dan pengalaman lain yang berkaitan dengan sejarah perkebunan Barbados. Suasananya masih kental dengan karakter masa lalu.
Carlisle Bay: Pesisir Tenang di Dekat Pusat Kota
Kalau ingin menikmati sisi pesisir tanpa meninggalkan area kota, Carlisle Bay adalah pilihan paling praktis. Teluk ini berada tidak jauh dari Bridgetown dan menjadi bagian dari lanskap bersejarah kawasan Bridgetown dan Garrison.
Pengunjung bisa menikmati suasana pantai dan berbagai aktivitas bahari di kawasan ini. Carlisle Bay dikenal sebagai salah satu tempat populer untuk menikmati laut Barbados, cocok untuk yang ingin bersantai setelah berjalan-jalan di kota tua.
Pantai Bathsheba: Ombak Besar dan Batu Karang di Pesisir Timur
Wajah Barbados yang lebih liar ada di pesisir timur. Pantai Bathsheba terkenal dengan bentang alam berbatu dan ombak besar yang menghantam karang. Titik paling dikenal bernama Soup Bowl, lokasi favorit para peselancar.
Perlu dicatat, Bathsheba bukan tempat yang tepat untuk berenang santai. Karakter ombaknya terlalu kuat untuk perenang umum. Datanglah untuk menikmati pemandangan pesisir yang dramatis atau menyaksikan aksi selancar.
Oistins Fish Market: Seafood Segar dan Suasana Lokal di Malam Jumat
Untuk merasakan kehidupan lokal, arahkan perjalanan ke Oistins di bagian selatan pulau. Kawasan ini dikenal sebagai pusat aktivitas perikanan. Oistins Fish Market menyediakan ikan segar dan menjadi tempat berkumpulnya warga maupun pengunjung.
Saat malam, terutama Jumat dan Sabtu, Oistins Bay Gardens berubah menjadi pusat fish fry yang ramai. Sajian seafood bisa dinikmati sambil merasakan atmosfer khas Barbados yang hangat dan meriah.
Rihanna membawa anak-anaknya untuk mengenal tanah kelahirannya lewat tempat-tempat seperti ini. Untuk durasi kunjungan ideal, alokasikan setidaknya tiga hari penuh agar bisa menjelajahi semua titik tanpa terburu-buru.