SUMATERA UTARA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp15.000 menjadi Rp2.638.000 per gram pada perdagangan Minggu (20/9/2026). Kenaikan juga terjadi pada harga buyback yang ikut menguat ke level Rp2.473.000 per gram.
Penguatan harga emas Antam pada akhir pekan ini terjadi di tengah pergerakan pasar logam mulia yang masih menjadi pilihan favorit investor ritel Indonesia. Emas batangan dinilai tetap menjadi instrumen lindung nilai yang stabil, terutama bagi masyarakat yang ingin menyimpan kekayaan dalam bentuk aset fisik.
Antam menjual emas batangan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 25 gram. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga emas dibanderol Rp1.369.000. Sementara ukuran 1 gram dijual seharga Rp2.638.000, dan ukuran 2 gram mencapai Rp5.216.000.
Pada ukuran yang lebih besar, harga emas Antam juga mengalami penyesuaian. Berikut rincian lengkapnya:
Harga buyback emas Antam naik Rp15.000 menjadi Rp2.473.000 per gram. Kenaikan ini penting bagi investor yang ingin mencairkan emasnya kembali ke Antam, karena buyback adalah harga yang dibayarkan Antam saat membeli kembali emas dari pelanggan.
Selisih antara harga jual dan buyback biasanya menjadi pertimbangan utama bagi investor ritel. Semakin kecil selisihnya, semakin menguntungkan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali asetnya dalam waktu singkat.
Kenaikan harga emas Antam ini memberikan keuntungan bagi pemilik emas yang sudah membeli sebelumnya, karena nilai aset mereka ikut naik. Bagi calon pembeli, harga yang lebih tinggi berarti modal yang dibutuhkan untuk membeli emas juga bertambah.
Emas batangan Antam masih menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat Indonesia, baik untuk investasi jangka panjang maupun sebagai hadiah. Kemudahan pembelian melalui laman Logam Mulia dan jaringan butik Antam di berbagai kota menjadi salah satu faktor pendorongnya.
Penutup: Kenaikan harga emas Antam sebesar Rp15.000 per gram pada akhir pekan ini mencerminkan permintaan yang masih kuat terhadap logam mulia di pasar domestik. Bagi investor, memantau pergerakan harga jual dan buyback secara berkala menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan beli atau jual.