BPBD Pematangsiantar Akhiri Pencarian Hidayah Sitanggang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Jembatan Sigagak

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:14:02 WIB
Petugas BPBD mengevakuasi jenazah Hidayah Sitanggang setelah ditemukan di Sungai Jembatan Sigagak, Pematangsiantar, Rabu (19/8/2026).

PEMATANGSIANTAR — Pencarian selama tiga hari terhadap Hidayah Sitanggang, bocah 8 tahun yang hanyut di Sungai Bah Sosopan, Kecamatan Siantar Martoba, berakhir duka. Jasad korban ditemukan warga di area Sungai Jembatan Sigagak, Jalan Medan, Rabu (19/8/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar Dedi Idris Harahap STP MSi membenarkan penemuan tersebut. "Korban telah ditemukan di Jembatan Sigagak, Jalan Medan dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

Evakuasi dan Penyerahan Jenazah ke Keluarga

Dedi menjelaskan, jasad Hidayah langsung dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih untuk penanganan lebih lanjut. Setelah proses visum dan administrasi selesai, jenazah telah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Proses evakuasi berlangsung cepat setelah warga setempat melaporkan penemuan sesosok tubuh yang tersangkut di area sungai dekat Jembatan Sigagak. Informasi itu langsung ditindaklanjuti tim BPBD yang sejak Senin (17/8/2026) melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Kronologi Kejadian: Ikut Ayah Cari Daun Pisang

Hidayah dilaporkan hanyut pada Senin (17/8/2026) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang bersama ayahnya yang tengah mencari daun pisang untuk dijual di sekitar bantaran Sungai Bah Sosopan.

Diduga korban terpeleset atau terseret arus sungai yang deras, sehingga langsung terbawa jauh dan hilang dari penglihatan ayahnya. Upaya pencarian oleh keluarga dan warga sekitar pada hari pertama tidak membuahkan hasil.

Memasuki hari kedua dan ketiga, tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta relawan memperluas area pencarian menyusuri hilir sungai. Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga setelah warga menemukan jasad korban di Jembatan Sigagak, yang berjarak cukup jauh dari lokasi awal korban hanyut.

Apresiasi BPBD untuk Warga dan Relawan

Atas nama pemerintah kota, Dedi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian. "Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan, bantuan dan informasi dalam melakukan pencarian. Serta kepada seluruh pihak yang membantu dalam pencarian korban," tandasnya.

Dia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak saat beraktivitas di dekat aliran sungai, terutama ketika debit air sedang tinggi. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di kawasan bantaran sungai.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: intipos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top