PEMATANGSIANTAR — Rangkaian puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diikuti langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar. Wali Kota Wesly Silalahi didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyaksikan jalannya sidang tahunan dari ruang rapat DPRD setempat di Jalan H Adam Malik.
Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga serta Wakil Ketua DPRD Ir Daud Simanjuntak dan Frengky Boy Saragih turut hadir mendampingi wali kota dalam agenda nasional yang disiarkan langsung dari Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta tersebut.
Presiden Prabowo Subianto membuka pidatonya dengan menegaskan komitmennya terhadap konstitusi. Ia menyatakan pemerintahannya bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pedoman pertama.
"Untuk menunaikan janji-janji yang saya telah ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah pimpin pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama," kata Prabowo dalam pidato yang disaksikan para pejabat daerah secara virtual itu.
Pedoman kedua yang disampaikan kepala negara berkaitan dengan perlindungan kepentingan nasional. Prabowo menegaskan pemerintahannya bekerja untuk menjaga dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital, termasuk mengelola kekayaan bangsa agar dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.
Dua pedoman terakhir yang disorot dalam pidato kenegaraan tersebut berfokus pada pelayanan publik. Prabowo menyatakan pemerintah bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu sesingkat-singkatnya dan selalu berorientasi pada kepentingan rakyat hingga generasi mendatang.
Meski mengakui belum semua janji dan persoalan bangsa tuntas diselesaikan dalam 21 bulan masa kepemimpinannya, Presiden menilai sejumlah persoalan rumit telah mulai diurai. Sidang tahunan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan arah kebijakan nasional yang turut dipantau langsung oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Sidang Tahunan MPR RI tahun ini turut dihadiri sejumlah tokoh bangsa, di antaranya Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 KH Ma'ruf Amin dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Agenda diawali pidato Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan dilanjutkan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.