SUMATERA UTARA — Kepastian gelaran Piala Asia 2027 di Arab Saudi baru akan diputuskan pada November 2026 melalui rapat Komite Eksekutif AFC di Thailand. Penundaan turnamen berpotensi mengacaukan agenda persiapan Timnas Indonesia, termasuk masa kerja pelatih John Herdman yang berakhir di akhir 2027.
Keputusan itu muncul setelah Kongres Luar Biasa AFC di Jepang pada Jumat (23/10/2026). Di sela agenda, Ketua JFA Tsuneyasu Miyamoto bertemu perwakilan Arab Saudi untuk membicarakan kepastian turnamen dua tahunan tersebut.
Pertemuan itu belum menghasilkan keputusan final. Arab Saudi, menurut Miyamoto, menempatkan keselamatan sebagai pertimbangan utama sebelum turnamen digelar.
Miyamoto menyampaikan hasil pertemuannya dengan pihak Arab Saudi secara terbuka. Ia menegaskan prioritas tuan rumah saat ini bukan soal kesiapan venue atau jadwal, melainkan keselamatan semua pihak yang terlibat.
"Mereka mengatakan bahwa hal pertama yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan para pemain, suporter, dan semua orang yang terlibat dalam turnamen," ujar Miyamoto, mengutip Soccer King.
Koordinasi dengan AFC masih berjalan untuk menentukan langkah resmi. "Oleh karena itu, keputusan mengenai apakah turnamen akan tetap digelar akan ditentukan melalui koordinasi dengan AFC. Proses tersebut membutuhkan sedikit waktu," jelasnya.
Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung 7 Januari–5 Februari tahun depan. Jadwal itu kini terancam bergeser menyusul situasi keamanan di Arab Saudi.
Wilayah Saudi sebelumnya dilaporkan mendapat serangan dari pemberontak Houthi asal Yaman. Serangan itu menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya.
Miyamoto enggan berspekulasi soal berbagai kemungkinan yang masih berupa asumsi. Ia hanya menegaskan satu hal: "Tetapi yang terpenting adalah kami harus benar-benar memprioritaskan aspek keselamatan."
Miyamoto meyakini keputusan resmi soal status Piala Asia 2027 akan diambil dalam rapat Komite Eksekutif AFC di Thailand pada November 2026. Hingga saat itu, JFA memilih mengumpulkan informasi secara menyeluruh sebelum bersikap.
"Saya pikir keputusan akan dibuat dalam rapat Komite Eksekutif yang berlangsung di Thailand pada November. Sampai saat itu, kami ingin mengumpulkan informasi secara menyeluruh," terangnya.
Bagi Timnas Indonesia, penundaan Piala Asia 2027 ke 2028 bukan sekadar soal jadwal tanding. Agenda persiapan skuad Garuda berpotensi ikut bergeser, mulai dari uji coba, pemusatan latihan, hingga strategi jangka panjang pelatih.
Kontrak John Herdman bersama Timnas Indonesia berakhir pada akhir 2027. PSSI sebelumnya mengumumkan masa kerja dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Jika Piala Asia 2027 benar-benar diundur ke 2028, Herdman masih bisa mendampingi skuad asalkan PSSI mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak tersebut. Keputusan Exco AFC pada November nanti akan menentukan arah persiapan Indonesia, apakah tetap mengacu pada jadwal lama atau mulai menyesuaikan diri dengan kemungkinan turnamen digelar setahun lebih lambat.