MPL ID S18 Hari Ini: Onic vs Bigetron by Vitality, Duel Penentu Balas Dendam Kelra

Penulis: Ramli Ahmad  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:25:31 WIB
Pemain Onic dan Bigetron by Vitality beradu strategi dalam laga MPL ID S18 di Sumatera Utara, Senin (22/8).

SUMATERA UTARA — Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin biasa. Onic datang dengan beban sejarah setelah kembali menelan kekalahan dari Bigetron di partai puncak Game of the Future 2026. Sebelumnya, mereka juga harus mengakui keunggulan tim Robot Merah di Grand Final MPL ID S17. Catatan minor ini menjadi motivasi ekstra bagi Lutpi dan kolega untuk memutus tren negatif di hadapan pendukung setia mereka.

Duel Kunci di Gold Lane dan Jungle

Onic diprediksi menurunkan komposisi terbaiknya dengan kehadiran Kelra, pemain anyar asal Filipina yang haus kemenangan. Ia akan berduet dengan Lutpi, Kairi, Sanz, dan Kiboy. Sorotan utama tertuju pada pertarungan di Gold Lane antara Kelra melawan Emann dari Bigetron, dua marksman terbaik dunia yang sama-sama berasal dari Filipina.

Pemenang di koridor ini akan sangat menentukan penguasaan objektif seperti Lord dan Turret. Di sisi lain, duel di area jungle antara Kairi dan Nnael juga diprediksi berjalan sengit. Keduanya dikenal memiliki kecepatan tangan dan kemampuan pengambilan keputusan yang cepat dalam situasi tekanan tinggi.

Bigetron Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Bigetron by Vitality tampil sebagai juara bertahan dan pemenang turnamen internasional terbaru. Konsistensi permainan yang ditunjukkan Morenooo di lini tengah menjadi kunci dominasi mereka. Tim ini akan menurunkan barisan solid dengan Shogun, Nnael, Morenooo, Finnn, dan Emann yang sudah memiliki chemistry matang.

Laga ini akan menggunakan format Best of 3 (Bo3), di mana tim harus memenangkan dua game untuk membawa pulang poin penuh. Format ini menuntut kesiapan strategi dari pelatih agar permainan tidak mudah terbaca lawan.

Jadwal Lengkap dan Peta Kekuatan Sementara

Sebelum duel utama, Dewa United Esports akan menghadapi Alter Ego Esports di match pembuka. Kedua tim sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen sementara demi mengamankan tiket playoff.

Sementara itu, dua tim legendaris Indonesia, RRQ Hoshi dan Evos, masih belum menemukan performa terbaiknya. Keduanya baru mengemas satu kemenangan dari tiga pertandingan. Evos harus menelan kekalahan 0-2 dari Team Liquid ID, sementara RRQ Hoshi juga tak berdaya menghadapi Onic dengan skor serupa pada pertandingan kemarin (22/8).

Berbeda dengan RRQ dan Evos, tim Navi justru tampil impresif dengan mengamankan tiga kemenangan dari empat laga. Kemenangan terbaru mereka diraih setelah menumbangkan Geek Fam dengan skor tipis 2-1. Hasil ini membuktikan peta kekuatan MLBB di Indonesia semakin merata, di mana tim-tim non-unggulan kini mampu memberikan kejutan besar di kompetisi kasta tertinggi ini.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: supernews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top