Pertamina Kirim Bantuan ke 534 Penyintas Gempa di Pulau Palue, NTT

Penulis: Mukhtar Latif  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:06:01 WIB
Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada 534 penyintas gempa di Pulau Palue, NTT.

SUMATERA UTARA — Pertamina Patra Niaga, subholding komersial PT Pertamina (Persero), memastikan kebutuhan dasar para penyintas gempa di Pulau Palue terpenuhi di tengah masa pemulihan. Bantuan disalurkan melalui Posko Utama Kecamatan Palue dan Posko Pengungsian Desa Rokirole, dua titik yang menjadi pusat evakuasi warga terdampak.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan kehadiran perusahaan di lokasi bencana merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial Pertamina Peduli. "Pertamina Peduli hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascagempa. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para penyintas dan mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8/2026).

Isi Bantuan dan Logistik yang Dikirim

Bantuan yang dikirim mencakup bahan pokok seperti beras, minyak goreng, air mineral, kopi, dan mi instan. Selain kebutuhan pangan, Pertamina juga menyuplai perlengkapan hunian darurat berupa kasur lipat, selimut, handuk, tikar, serta lampu darurat dan terminal listrik.

Kebutuhan personal juga menjadi perhatian, dengan pengiriman sabun, sampo, pembalut wanita, hingga popok bayi. Jenis bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan riil warga yang mengungsi, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.

Tantangan Distribusi: Laut Lima Jam dan Jalan Longsor

Distribusi bantuan bukan tanpa hambatan. Tim Pertamina Patra Niaga harus menempuh perjalanan laut dari Maumere menuju Pulau Palue menggunakan kapal feri selama sekitar lima jam. Jadwal keberangkatan kapal pun menyesuaikan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Setelah tiba di pulau, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan pikap selama kurang lebih satu jam menuju titik pengungsian. Kondisi jalan yang terdampak longsor akibat gempa memaksa tim distribusi bergerak perlahan dan ekstra hati-hati. Meski akses terbatas, penyaluran logistik tetap berjalan untuk memastikan 534 penyintas menerima bantuan tepat waktu.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah timur Indonesia. Dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan posko setempat, perusahaan berupaya mempercepat normalisasi kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top