LeBron James Nyaris Cetak Hole-in-One, Bola Berhenti Beberapa Sentimeter dari Lubang

Penulis: Ramli Ahmad  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:44:01 WIB
Bola pukulan LeBron James berhenti beberapa sentimeter dari lubang, nyaris menjadi hole-in-one.

SUMATERA UTARA — Momen langka terjadi di lapangan golf ketika pebasket Los Angeles Lakers, LeBron James, hampir mencatatkan hole-in-one pertamanya. Video yang dibagikan akun resmi NBA menunjukkan bola hasil pukulan James mendarat sangat dekat dengan lubang, hanya berjarak beberapa inci dari kesempurnaan.

Dalam rekaman yang beredar, James tampak tidak percaya melihat bola berhenti di bibir lubang. Pebasket berusia 39 tahun itu langsung bereaksi dengan ekspresi kaget, menyadari betapa dekatnya ia dengan hole-in-one.

Momen Langka di Luar Lapangan Basket

LeBron James dikenal gemar bermain golf di waktu luangnya. Ia kerap mengikuti turnamen amal dan cukup serius menekuni olahraga tersebut di sela-sela jadwal padat NBA.

Meski gagal mencetak hole-in-one, pukulan akurat James menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar olahraga. Video yang diunggah akun NBA itu cepat menuai ribuan komentar dan reaksi dari warganet.

Reaksi Netizen dan Sesama Atlet

Banyak penggemar menyebut pukulan tersebut hampir sempurna dan mendoakan agar James segera mendapatkan hole-in-one pertamanya. Beberapa atlet lain juga ikut berkomentar, mengakui akurasi James di lapangan golf patut diacungi jempol.

Momen seperti ini jarang terlihat dari seorang atlet NBA, apalagi dengan kualitas pukulan yang nyaris sempurna. Kejadian ini menambah daftar panjang aktivitas LeBron James di luar basket yang kerap menarik perhatian publik.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari LeBron James mengenai momen tersebut. Namun, video yang beredar sudah cukup menjadi hiburan tersendiri bagi para penggemar olahraga di seluruh dunia.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: skysports.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top